Al Ittihad Evaluates New Inter Milan Offer for Moussa Diaby Recruitment

Inter Milan dilaporkan semakin optimis dalam upaya merekrut penyerang Al-Ittihad, Moussa Diaby, menjelang penutupan bursa transfer musim dingin. Klub asal Italia ini kabarnya telah mengajukan tawaran baru yang diharapkan dapat diterima oleh klub asal Saudi tersebut.
Tawaran terbaru dari Inter Milan berupa pinjaman dengan opsi pembelian bersyarat yang nilainya mencapai €28 juta. Meskipun angka ini sedikit lebih rendah dari tawaran sebelumnya yang mencapai €35 juta, Inter menyertakan jaminan tambahan yang diharapkan dapat meyakinkan Al-Ittihad. Kesepakatan ini diharapkan dapat segera terwujud, mengingat bursa transfer Serie A akan ditutup pada 2 Februari 2026 pukul 20:00 CET.
Negosiasi Intensif Menjelang Akhir Bursa Transfer
Negosiasi antara Inter Milan dan Al-Ittihad untuk transfer Moussa Diaby telah berjalan intensif dalam beberapa hari terakhir. Meskipun sempat mengalami kendala, kedua belah pihak kini menunjukkan tanda-tanda positif. Menurut laporan Gianluca Di Marzio, Inter Milan semakin percaya diri bahwa kesepakatan dapat tercapai. Moussa Diaby sendiri dilaporkan sangat ingin kembali bermain di Eropa dan menjadikan Inter Milan sebagai prioritas, bahkan bersedia mengurangi gajinya.
Sebelumnya, Inter Milan telah mengajukan beberapa tawaran lain, termasuk pinjaman dengan opsi beli senilai €35 juta, namun ditolak oleh Al-Ittihad. Penolakan ini disebabkan oleh keinginan klub Arab Saudi untuk transfer permanen, di mana mereka merasa nilai tawaran Inter belum sesuai dengan harga pasar pemain yang mereka datangkan seharga €60 juta dari Aston Villa pada musim panas 2024. Dengan tawaran baru yang disertai jaminan, diharapkan Al-Ittihad dapat memberikan jawaban dalam waktu dekat.
Diaby Sebagai Penerus Dumfries
Minat Inter Milan untuk mendatangkan Moussa Diaby berakar dari kebutuhan mendesak untuk memperkuat lini serang, terutama sebagai antisipasi kepergian Denzel Dumfries. Cedera yang dialami Dumfries membuat pelatih Cristian Chivu mencari pemain baru yang dapat memberikan variasi dalam serangan. Diaby, yang dikenal dengan kecepatan dan kemampuan dribbling, dianggap sebagai kandidat ideal untuk posisi ini.
Musim ini, Moussa Diaby telah menunjukkan performa yang mengesankan bersama Al-Ittihad dengan mencetak 3 gol dan memberikan 11 assist dalam 24 pertandingan di semua kompetisi. Kemampuannya bermain di kedua sisi sayap, serta potensi untuk beroperasi lebih sentral, membuatnya menjadi aset berharga yang dapat diintegrasikan ke dalam skema permainan Inter Milan.
Tantangan dalam Proses Transfer
Meskipun Inter Milan menunjukkan optimisme, proses transfer ini tidak tanpa tantangan. Al-Ittihad, yang didukung oleh finansial kuat dari Public Investment Fund (PIF), tidak memiliki kewajiban untuk menjual pemainnya dengan harga yang murah. PIF dikabarkan telah menolak tawaran awal Inter karena dianggap belum memenuhi nilai yang diinginkan.
Inter Milan juga memiliki waktu terbatas untuk menyelesaikan kesepakatan ini sebelum bursa transfer ditutup. Jika gagal mendatangkan Diaby, Inter harus mengandalkan skuad yang ada, termasuk Luis Henrique, hingga pemulihan Denzel Dumfries. Selain Diaby, kabarnya Inter juga gagal dalam usaha memulangkan Ivan Perisic dari PSV Eindhoven dan merekrut Curtis Jones dari Liverpool.
Manajemen Inter Milan, yang dipimpin oleh Direktur Olahraga Piero Ausilio, sebelumnya telah menyatakan minat pada Diaby sebagai pemain yang bisa meningkatkan kualitas tim. Namun, mereka juga menegaskan bahwa setiap kesepakatan harus sesuai dengan kondisi keuangan klub. Dengan tawaran baru yang diajukan, diharapkan negosiasi ini akan segera mencapai kesepakatan.
➡️ Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, JetBrains Punya Program Gratis Legal
➡️ Baca Juga: Snapdragon 8 Gen 3 vs Dimensity 9300+, mana yang lebih hemat baterai buat daily?




