Hiburan

7 Rekomendasi Anime Berunsur Islami dengan Karakter dan Latar Budaya Timur Tengah

Berbagai karya anime dan manga seringkali menggabungkan elemen budaya serta kepercayaan tertentu demi memperkaya jalan ceritanya. Salah satu unsur yang sering terlihat adalah tema Islami, yang muncul melalui latar tempat, identitas karakter, dan nilai-nilai moral yang terkandung di dalamnya.

Representasi ini membuat sejumlah judul dikenal sebagai anime dengan nuansa Muslim. Elemen tersebut terlihat lewat ciri visual, penamaan karakter, serta konflik cerita yang berkaitan dengan spiritualitas dan perjuangan.

Magi: Labirin Sihir

Anime yang dirilis pada tahun 2012 ini mengadaptasi kisah klasik dari Seribu Satu Malam, mengambil latar di kawasan Timur Tengah. Cerita ini berfokus pada petualangan Aladdin, Ali Baba, dan Sindbad saat mereka menghadapi berbagai tantangan di dunia fantasi.

Visual dalam serial ini memamerkan panorama padang pasir, pusat perdagangan, dan sistem kerajaan yang kaya dengan estetika budaya Islam. Alur ceritanya menekankan pada nilai persahabatan, tanggung jawab, dan perjuangan melawan ketidakadilan.

Petualangan Aneh JoJo

Muhammad Avdol

Dalam serial ini, elemen Islami muncul melalui karakter Muhammad Avdol yang berasal dari Mesir. Avdol digambarkan sebagai sosok yang memiliki prinsip moral kuat, senantiasa membantu teman-temannya dalam perjalanan mereka.

Keberadaan identitas karakter dan latar belakang ini memperkuat representasi budaya Timur Tengah dalam narasi. Selain itu, terdapat adegan di mana pembacaan ayat tertentu memicu diskusi di kalangan penonton.

Altair: Rekor Pertempuran

Rekor Pertempuran

Serial yang tayang pada tahun 2017 ini mengambil latar di sebuah wilayah fiktif yang terinspirasi oleh struktur kekuasaan Kekaisaran Ottoman. Pengaruh tersebut terlihat jelas dalam nama-nama karakter dan sistem pemerintahan yang ada dalam cerita.

Representasi spiritualitas ditunjukkan dalam salah satu adegan saat tokoh utama melakukan sujud syukur setelah kemenangan perang, mempertegas nilai tanggung jawab dan dimensi spiritual dalam narasi peperangan.

Battle of Surabaya

Battle Of Surabaya

Sebagai karya animator Indonesia, film ini memuat nilai sejarah dan nilai-nilai keislaman dengan latar pasca Perang Dunia II. Cerita ini berfokus pada upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia di Surabaya pada tahun 1945.

Film ini menggambarkan momen pidato Bung Tomo yang penuh dengan pesan Islami yang membangkitkan semangat rakyat. Tokoh utama bernama Musa juga digambarkan dengan karakteristik yang menekankan pengorbanan dan keikhlasan dalam perjuangannya.

Gundam 00

Setsuna F Seiei (gundam 00)

Anime bertema robot ini membahas isu konflik bersenjata internasional dengan latar belakang yang terinspirasi dari kawasan Timur Tengah. Tokoh utama, Setsuna F. Seiei, memiliki nama asli Soran Ibrahim.

Latar belakang budaya ini menjadi landasan motivasi karakter dalam perannya sebagai pilot Gundam. Kehadiran karakter lain seperti Marina Ismail juga memperkuat representasi kepemimpinan serta penyampaian pesan perdamaian dalam cerita.

Perjalanan

Perjalanan

Film kolaborasi antara Arab Saudi dan Jepang ini secara khusus mengangkat narasi sejarah Islam, melibatkan ratusan kreator Arab Saudi yang belajar seni animasi di Jepang demi menghadirkan kualitas visual yang autentik.

Alur cerita berfokus pada peristiwa Tahun Gajah, dimana pasukan Abrahah menyerang Mekah. Visualnya menampilkan suasana Arab kuno dan fesyen khas yang dipadukan dengan narasi kuat tentang iman dan pengorbanan.

Time Travel Tondekeman!

Time Travel Tondekeman

Serial animasi klasik yang dirilis pada tahun 1989 ini menetapkan Baghdad pada abad ke-9 sebagai latar utama. Wilayah ini direpresentasikan sebagai salah satu pusat peradaban Islam di dunia pada masa tersebut.

Unsur budaya terlihat jelas melalui gaya arsitektur, pakaian karakter, dan tatanan sosial masyarakatnya. Narasi petualangan dalam anime ini menonjolkan nilai kerja sama dan keberanian dalam menghadapi berbagai tantangan selama penjelajahan waktu.

➡️ Baca Juga: Bojan Hodak Senang Persib Bandung Raih Tiga Poin di Markas Persis Solo

➡️ Baca Juga: Kamera Galaxy M Series: Cukup Baguskah untuk Dokumentasi Sehari-hari?

Related Articles

Back to top button