bisnis

Saham Induk Uniqlo Mencapai Rekor Tertinggi, Temukan Faktor Pendorongnya di Sini

Saham perusahaan induk Uniqlo, Fast Retailing, mengalami lonjakan signifikan yang mengantarkannya pada rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high/ATH) dalam perdagangan pada pagi hari, 10 April 2026. Kenaikan ini didorong oleh proyeksi kinerja keuangan yang semakin solid dan optimisme terhadap pertumbuhan laba kuartalan di pasar internasional.

Saham Fast Retailing yang terdaftar di Bursa Saham Jepang mencatat kenaikan dua digit sebesar 11,22 persen, mencapai angka 7.600 hingga pukul 11.53 WIB pada hari tersebut. Menurut laporan CNBC Internasional, level tersebut merupakan yang tertinggi dalam 52 minggu terakhir.

Manajemen perusahaan telah merevisi target laba operasional untuk tahun penuh menjadi 700 miliar yen, setara dengan sekitar US$4,4 miliar atau sekitar Rp 75,27 triliun (berdasarkan estimasi kurs Rp 17.110 per dolar AS), dari perkiraan sebelumnya yang hanya 650 miliar yen.

CEO Fast Retailing, Tadashi Yanai, menekankan bahwa prospek ekspansi perusahaan sangat cerah di masa mendatang. Hal inilah yang mendorong manajemen untuk menaikkan target laba, karena kinerja kuartal pertama tahun 2026 diperkirakan akan lebih baik dari yang diperkirakan sebelumnya, ditambah dengan asumsi nilai tukar yang lebih menguntungkan.

“Kami melihat banyak peluang pertumbuhan yang signifikan di depan,” ungkap Tadashi Yanai.

Dalam periode enam bulan yang berakhir pada 28 Februari 2026, Fast Retailing mencatat laba operasional sebesar 400,6 miliar yen, meningkat 31,7 persen secara year-on-year. Pendapatan perusahaan juga tumbuh menjadi 2,06 triliun yen, meningkat 14,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja keuangan yang mengesankan ini didorong oleh tingginya permintaan global terhadap produk pakaian Uniqlo. Seluruh gerai yang tersebar di berbagai negara juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.

Unit Uniqlo International menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 22,4 persen dan peningkatan laba hingga 37,4 persen. Pertumbuhan ini dipicu oleh penjualan yang solid di kawasan Greater China, Asia Tenggara, hingga di pasar Barat.

Selain itu, produk pakaian year-round apparel yang fleksibel untuk digunakan sepanjang tahun juga terus menunjukkan permintaan yang tinggi di berbagai pasar.

Di samping Uniqlo, Fast Retailing juga memiliki beberapa merek global lainnya seperti GU, Theory, Comptoir des Cotonniers, dan PLST. Kehadiran berbagai merek ini semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu ritel fesyen terbesar di dunia.

➡️ Baca Juga: Optimalkan Waktu Luang dengan Side Hustle Online untuk Produktivitas Maksimal

➡️ Baca Juga: Software VPN Gratis Tanpa Kuota untuk Windows & Android (Proton, Windscribe)

Related Articles

Back to top button
slot qris depo 10k