Ambisi Andrei Alba Mengangkat Persis Solo Menuju Kesuksesan

Andrei Alba tidak datang ke Kota Bengawan hanya untuk melengkapi skuad. Gelandang bertahan asal Brasil ini hadir dengan misi besar untuk membantu Laskar Sambernyawa keluar dari tekanan papan bawah dan menjauh dari zona degradasi di sisa kompetisi BRI Liga 1 2025/2026.
Keberadaan mantan pemain Timnas Brasil U-17 ini menjadi sinyal positif bagi Persis Solo yang tengah melakukan perombakan besar. Alba merupakan elemen kunci dalam strategi manajemen untuk meningkatkan daya saing tim.
Kedatangannya melengkapi komposisi pemain asing Persis menjadi delapan orang, bergabung dengan wajah-wajah baru lainnya seperti Vukasin Vranes, Dusan Mijic, Miroslav Maricic, Luka Dumancic, Roman Paparyga, Clayton da Silva, dan Sho Yamamoto yang tetap dipertahankan.
Profil Singkat Andrei Alba
Andrei Alba, yang berposisi sebagai gelandang bertahan, direkrut oleh Persis Solo untuk memperkuat lini tengah tim. Pemain berusia 31 tahun ini sebelumnya membela SC Delhi di Indian Super League. Langkah Persis Solo untuk mendatangkan pemain asing baru merupakan bagian dari upaya meningkatkan daya saing tim di sisa kompetisi.
Alba mengungkapkan kebahagiaannya bergabung dengan Persis Solo. Ia sangat terkesan dengan sejarah panjang klub yang telah berdiri selama 102 tahun dan merasakan dukungan yang begitu hangat dari para penggemar.
“Kesan pertama saya terhadap klub ini sangat positif. Saya tahu Persis adalah klub besar di Indonesia. Saya menerima banyak pesan sambutan yang memotivasi saya. Dukungan luar biasa dari penggemar membuat saya semakin bersemangat untuk berjuang untuk Persis Solo,” ujarnya pada Jumat (30/1/2026).
Ambisi Andrei Alba Bersama Persis Solo
Pemain yang lahir pada 14 Januari 1995 ini memiliki ambisi besar untuk membantu Persis Solo memperbaiki posisinya di klasemen dan menjauhi zona degradasi. Ia bertekad untuk memberikan penampilan terbaiknya agar tim bisa meraih hasil positif di setiap pertandingan.
“Prioritas utama saya adalah memperbaiki posisi di klasemen dan mengumpulkan sebanyak mungkin poin di setiap laga. Saya akan berjuang semaksimal mungkin agar klub ini bisa berada di posisi yang lebih baik,” tuturnya.
Alba menekankan pentingnya kekompakan tim sebagai kunci untuk meningkatkan performa. Ia juga meminta dukungan penuh dari para pendukung Persis Solo agar tim tetap termotivasi. “Kami harus yakin bahwa di paruh kedua ini kami bisa meningkatkan performa dan posisi Persis Solo di klasemen. Dengan kekompakan tim, semua akan berjalan lebih mudah,” jelasnya.
Perombakan Skuad Pemain Asing
Manajemen Persis Solo melakukan perombakan besar terhadap komposisi pemain asingnya pada bursa transfer paruh musim BRI Liga 1 2025/2026. Selain mendatangkan tujuh pemain asing baru, Persis hanya mempertahankan dua pemain lama, yaitu Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka.
Pemain asing yang dilepas antara lain Gervane Kastaneer, Clayton da Silva (meskipun ia kini kembali direkrut), Jordy Tutuarima, Xandro Schenk, Fuad Sule, Adriano Castanheira, dan Zulfahmi Arifin. Tujuh pemain asing baru yang bergabung meliputi nama-nama seperti Vukasin Vranes, Dusan Mijic, Miroslav Maricic, Luka Dumancic, Roman Paparyga, Clayton da Silva, dan Andrei Alba.
Clayton da Silva, yang sebelumnya pernah dilepas, kini kembali ke Persis Solo. Ia adalah mantan striker Timnas Brasil U-23 dan pernah bermain untuk Atletico Mineiro dengan nilai transfer yang mencengangkan. Clayton berharap dapat memberikan kontribusi berupa gol dan assist untuk membantu Persis meraih kemenangan dan menjauhi zona degradasi.
Selain pemain asing, Persis Solo juga mendatangkan beberapa pemain lokal baru seperti Alfriyanto Nico, Yabes Roni, dan Kadek Raditya. Perombakan skuad ini menunjukkan keseriusan Persis Solo dalam membangun tim yang lebih kompetitif untuk menghadapi sisa musim.
➡️ Baca Juga: Fakta Sejarah: Mouse Pertama di Dunia Terbuat dari Kayu dan Cuma Punya Satu Tombol
➡️ Baca Juga: OPPO A6t dan A6t Pro Meluncur Resmi di Indonesia dengan Harga Mulai Rp 1 Jutaan



