Penyanyi Ashanty baru-baru ini membagikan pengalaman traumatis yang dialaminya di masa kecil. Dalam sebuah sesi podcast bersama Oki Setiana Dewi, ia mengungkapkan kisah kelam tersebut yang hingga kini masih membekas dalam ingatan dan memengaruhi hidupnya sebagai orang dewasa.
Pengalaman tersebut terjadi ketika Ashanty masih berstatus sebagai pelajar sekolah dasar. Pada waktu itu, ibunya telah menikah kembali. Merasa takut untuk tidur sendirian, Ashanty memilih untuk tidur di ranjang yang sama dengan ibunya dan ayah sambungnya.
Namun, situasi yang seharusnya memberikan rasa aman itu justru berubah menjadi pengalaman yang menyakitkan dan sulit dilupakan.
“Waktu saya di SD, ibu saya menikah lagi. Karena saya adalah anak yang penakut, saya jadi tidur bersama ibu. Di ranjang, saya berada di tengah, diapit oleh ibu dan ayah sambung. Suatu malam, ayah sambung saya mulai menggerayangi tubuh saya,” ungkapnya dalam podcast Talk About yang disiarkan pada 16 Agustus 2026.
Ashanty lalu menggambarkan upayanya untuk menghentikan tindakan tersebut. Ketika dia merasa tubuhnya mulai disentuh, ia memilih untuk berpura-pura tidur, diliputi rasa takut yang mendalam.
Untuk memberi sinyal kepada ayah sambungnya bahwa ia sudah terbangun, Ashanty berusaha menggerakkan tubuhnya. Saat itu, dia masih kecil dan tidak tahu kepada siapa harus meminta bantuan.
Kejadian ini ternyata membawa dampak psikologis yang berkepanjangan bagi Ashanty. Ia mulai khawatir tentang kemungkinan kejadian serupa terulang kembali. Merasa tidak nyaman, Ashanty akhirnya meminta untuk mengubah posisi tidurnya.
Dari sebelumnya tidur di tengah antara ibunya dan ayah sambung, ia memilih untuk berpindah ke sisi ibunya. Pilihan ini menjadi salah satu cara yang diambil Ashanty untuk merasa lebih aman dan terlindungi.
Ayah sambung Ashanty meninggal dunia saat ia mulai memasuki masa pubertas.
Ashanty menceritakan bahwa ayah sambungnya meninggal ketika ia mulai memasuki usia baligh. Ia memandang kepergian tersebut sebagai bentuk perlindungan dari Tuhan, sehingga peristiwa yang dialaminya tidak berlanjut lebih jauh.
“Saat saya beranjak dewasa, ayah sambung saya meninggal. Allah sangat mengasihi dan melindungi saya. Ia tidak mengizinkan ayah sambung untuk melakukan tindakan lebih jauh kepada saya,” tutur Ashanty.
➡️ Baca Juga: Hyundai Ioniq 5 Tawarkan Jarak Tempuh Mencapai 690 Km dengan Efisiensi Tinggi
➡️ Baca Juga: Samsung Galaxy AI Features Gratis Sampai 2025, Terus Bayar Berapa? Ini Harga Sebenarnya

