Kabar mengejutkan datang dari Borneo FC Samarinda, yang dikabarkan akan melepas salah satu bintangnya, Mariano Peralta, melalui skema transfer. Jika terwujud, kepindahan pemain asal Argentina ini berpotensi menjadi rekor transfer termahal dalam sejarah klub.
Saat ini, nilai pasar Mariano Peralta dilaporkan mengalami lonjakan signifikan hingga mencapai Rp10,43 miliar, menurut data dari Transfermarkt. Angka ini menjadikannya sebagai salah satu pemain dengan valuasi tertinggi di Liga Indonesia. Performa impresifnya pada musim kedua bersama Borneo FC, dengan catatan 10 gol dan 8 assist, membuatnya menarik perhatian klub-klub lain.
Performa Cemerlang Peralta Menarik Minat Klub Lain
Mariano Peralta, yang baru berusia 27 tahun, berada di puncak performa karirnya. Kehadirannya di lini serang Borneo FC sangat berharga, tidak hanya sebagai pencetak gol tetapi juga dalam menciptakan peluang bagi rekan-rekannya. Statistik yang mengesankan menjadi bukti nyata kontribusinya bagi tim yang dijuluki Pesut Etam tersebut.
Pemain kelahiran 20 Februari 1998 ini telah menjadi andalan Borneo FC sejak kedatangannya pada 7 Agustus 2024. Dalam musim 2025/2026, ia telah tampil dalam 19 pertandingan dengan koleksi 10 gol dan 8 assist. Dalam beberapa pertandingan, Peralta selalu bermain penuh dan hanya sekali digantikan di menit akhir, menunjukkan betapa vitalnya ia bagi tim. Ia juga berhasil meraih lima gelar Man of the Match, menegaskan kualitas individunya yang luar biasa.
Borneo FC Dikenal Memiliki Insting Bisnis yang Tajam
Meskipun kabar ini tentu mengecewakan bagi para pendukung setia Borneo FC, keputusan untuk melepas pemain bintang bukanlah hal baru bagi manajemen klub. Borneo FC terkenal dengan insting bisnis yang kuat dalam menjaga stabilitas keuangan tim. Klub ini memiliki rekam jejak sukses dalam melepas pemain kunci saat harga pasar mereka mencapai puncaknya.
Sebelumnya, Borneo FC juga berhasil menjual Matheus Pato ke klub luar negeri saat performanya sedang gemilang. Terbaru, Joel Vinicius dilepas ke Arema FC dengan nilai transfer yang menguntungkan. Strategi jual-beli pemain bintang ini dianggap sebagai langkah rasional bagi manajemen Borneo FC dalam berinvestasi untuk masa depan klub.
Potensi Rekor Transfer Terbesar dalam Sejarah Liga Indonesia
Jika transfer Mariano Peralta benar-benar terjadi dengan nilai yang beredar, banyak pihak memprediksi bahwa transaksi ini akan menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah sepak bola Indonesia. Angka Rp10,43 miliar berpotensi memecahkan rekor transfer klub yang sebelumnya dipegang oleh pemain lain.
Pihak-pihak yang mengamati perkembangan sepak bola nasional menilai bahwa saga transfer ini akan menjadi sorotan utama. Melepas pemain kunci di tengah persaingan ketat untuk meraih gelar juara tentunya akan memicu berbagai perdebatan. Namun, bagi manajemen Borneo FC, ini merupakan bagian dari strategi bisnis untuk menjaga kestabilan finansial klub sambil tetap berupaya untuk mencapai prestasi.
Klub Tujuan Masih Menjadi Misteri
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi mengenai klub tujuan Mariano Peralta. Namun, rumor yang beredar menyebutkan bahwa ia kemungkinan akan bergabung dengan klub sesama kompetitor di tingkat teratas Indonesia. Beberapa pengamat sepak bola mengindikasikan bahwa klub-klub besar seperti Persib Bandung atau Persija Jakarta bisa menjadi tujuan potensial, mengingat mereka merupakan rival berat Borneo FC di papan atas klasemen.
Kontrak Mariano Peralta dengan Borneo FC sendiri akan berakhir pada akhir musim ini, membuka peluang negosiasi yang lebih luas bagi klub-klub peminat untuk mendapatkan jasanya. Perkembangan lebih lanjut mengenai saga transfer ini diprediksi akan terus menjadi perhatian publik sepak bola Indonesia.
➡️ Baca Juga: 5 Kelebihan Galaxy A35 yang Membuatnya Layak Dibeli di 2026
➡️ Baca Juga: Gaya Arsitektur “Brutalist” di Map Map Populer Counter-Strike 2: Pengaruhnya terhadap Strategi dan Flow Pertarungan

