Site icon QNews

Buya Yahya Menyampaikan Anjuran Itikaf pada 10 Hari Terakhir Ramadhan

Buya Yahya Menyampaikan Anjuran Itikaf pada 10 Hari Terakhir Ramadhan

Memasuki akhir bulan Ramadhan, umat Muslim semakin giat dalam melaksanakan ibadah untuk meraih pahala yang lebih besar. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah itikaf, yaitu berdiam di masjid dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui berbagai bentuk ibadah seperti salat, zikir, dan membaca Al-Quran.

Pendakwah terkenal, Buya Yahya, menjelaskan bahwa itikaf adalah amalan yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadhan, khususnya pada sepuluh hari terakhir. Pada periode ini, umat Islam dianjurkan untuk lebih fokus dalam beribadah dan memperbanyak doa sebagai upaya mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Menurut Buya Yahya, pelaksanaan itikaf sebenarnya bisa dilakukan mulai dari awal Ramadhan hingga pertengahan bulan. Namun, keutamaan yang paling tinggi terletak pada sepuluh hari terakhir bulan suci ini.

“Itikaf asril awakiri dan itikaf di 10 akhir bulan Ramadhan. Itu sangat dikukuhkan. Itikaf dari awal adalah dianjurkan. Itikaf di pertengahan dianjurkan. Tapi Itikaf 10 akhir bulan Ramadhan sangat-sangat dianjurkan karena Nabi sendiri melakukannya dan mengajak keluarga beliau untuk melaksanakan Itikaf,” jelas Buya Yahya dalam sebuah video yang diunggah di Al-Bahjah TV pada Jumat, 13 Maret 2026.

Pernyataan Buya Yahya menegaskan bahwa praktik itikaf bukan sekadar tradisi belaka yang diikuti oleh sebagian umat Islam, melainkan memiliki dasar yang kuat dalam ajaran agama. Nabi Muhammad SAW dikenal rutin melaksanakan itikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, yang menunjukkan betapa pentingnya amalan ini.

Sepuluh hari terakhir Ramadhan memang dipandang memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam kalender Islam. Pada waktu ini, umat Muslim dianjurkan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, terutama karena terdapat malam yang sangat mulia, yaitu Lailatul Qadar. Malam ini diyakini lebih baik dari seribu bulan, menjadikannya sebagai waktu yang tepat untuk memperbanyak ibadah dan memohon ampunan.

Itikaf menjadi salah satu cara yang efektif untuk memaksimalkan ibadah selama waktu-waktu tersebut. Dengan berdiam di masjid, seseorang dapat lebih fokus beribadah tanpa gangguan dari aktivitas sehari-hari. Selama menjalani itikaf, umat Islam biasanya meningkatkan kualitas ibadah mereka melalui salat sunnah, membaca Al-Quran, berzikir, dan memanjatkan doa.

Selain meningkatkan kualitas ibadah, itikaf juga memberikan kesempatan untuk merenung dan introspeksi. Banyak orang memanfaatkan momen ini untuk mengevaluasi perjalanan hidup mereka sekaligus memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT, sehingga menjadi waktu yang sangat berharga dalam kehidupan mereka.

➡️ Baca Juga: Setting Whatsapp Privacy Supaya Teman Gak Bisa Lihat Status Online Terus Ini Cara

➡️ Baca Juga: <p>“Pembongkaran AirTag 2 Menunjukkan Desain Speaker yang Lebih Baik, Membuat Penghapusan Lebih Sulit”</p>

Exit mobile version