Site icon QNews

Identitas Jasad di Pantai Mukomuko Bengkulu Terungkap, Bukan Seorang Jurnalis

Identitas Jasad di Pantai Mukomuko Bengkulu Terungkap, Bukan Seorang Jurnalis

Penemuan jasad seorang pria di kawasan pantai Satuan Pemukiman (SP) 10, Desa Rawa Bangun, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, awalnya memicu spekulasi terkait hilangnya sekelompok jurnalis di perairan Gunung Anak Krakatau. Isu ini mengemuka mengingat situasi yang mengkhawatirkan di wilayah tersebut.

Namun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko dengan cepat mengklarifikasi bahwa jasad yang ditemukan oleh warga pada Kamis pagi itu bukan bagian dari rombongan jurnalis yang masih dalam proses pencarian.

Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Mukomuko, Hitatun, menyatakan bahwa identitas korban sudah terkonfirmasi setelah pihaknya mengundang keluarga untuk melakukan pengecekan langsung.

“Yang pasti, jasad ini sudah dikonfirmasi kepada orang tuanya yang berasal dari Desa Ranah Karya, Kecamatan Lubuk Pinang, dan memang itu adalah anaknya,” ungkap Hitatun saat dihubungi dari Bengkulu pada hari yang sama.

Jasad tersebut pertama kali ditemukan di pantai SP 10 Desa Rawa Bangun, Kecamatan XIV Koto. Pada saat ditemukan, jasad pria tersebut dalam keadaan tanpa pakaian bagian atas, sementara celana panjangnya masih terpasang.

Setelah menerima laporan mengenai penemuan jasad tersebut, BPBD Mukomuko segera mengerahkan petugas untuk memeriksa lokasi dan melakukan penanganan awal atas situasi tersebut.

Proses evakuasi jasad selanjutnya melibatkan berbagai pihak, termasuk Basarnas dan kepolisian setempat. Jasad itu kemudian dibawa ke RSUD Mukomuko untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Jasad tersebut sudah dievakuasi ke RSUD untuk dilakukan visum dan otopsi. Selanjutnya, penanganan menjadi kewenangan pihak kepolisian,” jelas Hitatun.

Sebelumnya, penemuan jasad ini sempat dikaitkan dengan hilangnya sekelompok jurnalis.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena sebelumnya terdapat laporan mengenai orang hilang di kawasan perairan Gunung Anak Krakatau, sehingga penemuan jasad di pesisir Mukomuko menambah ketegangan.

Terlebih lagi, satu jasad yang ditemukan di sekitar Pulau Enggano, Bengkulu, telah dikonfirmasi sebagai salah satu korban dari rombongan jurnalis yang hilang di kawasan GAK.

Kondisi ini membuat informasi tentang penemuan jasad di Mukomuko sempat mengundang berbagai spekulasi, meskipun BPBD memastikan bahwa jasad yang ditemukan di Pantai SP 10 memiliki identitas yang berbeda dari korban yang hilang tersebut.

Hitatun menambahkan bahwa keluarga dari korban yang berasal dari Desa Ranah Karya, Kecamatan Lubuk Pinang, telah mendatangi lokasi untuk memastikan identitas jasad tersebut. Setelah melakukan pengecekan, keluarga mengonfirmasi bahwa jasad tersebut adalah anggota keluarga mereka.

➡️ Baca Juga: Kasus Suap Bupati Rejang Lebong Nonaktif, DPD PAN Panggil Wakil Ketua KPK untuk Klarifikasi

➡️ Baca Juga: Bawa Teknologi “Quick Resume”, Xbox Series X/S Klaim Bisa Simpan Hingga 5 Game Sekaligus.

Exit mobile version