Site icon QNews

Kebakaran Meluas di Kawasan Gunung Bromo, Semua Aktivitas Wisata Dihentikan Sementara

Kebakaran Meluas di Kawasan Gunung Bromo, Semua Aktivitas Wisata Dihentikan Sementara

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mengonfirmasi bahwa kebakaran yang terjadi di kawasan Gunung Bromo, tepatnya di Sabana Pengol, Kabupaten Probolinggo, telah meluas dan kini menjangkau wilayah Jemplang, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, menyatakan dalam pesan singkatnya bahwa semua lokasi kebakaran kini berada di Jemplang. Informasi ini disampaikan melalui aplikasi WhatsApp pada hari Sabtu, 12 September 2026.

Endrip mengungkapkan bahwa titik api yang ada sudah mulai merambat ke wilayah Jemplang sejak sore hari pada hari yang sama.

Menurut Endrip, salah satu faktor yang menyebabkan kebakaran ini semakin meluas adalah hembusan angin yang cukup kencang di kawasan Gunung Bromo.

“Ya, hal ini memang disebabkan oleh angin,” ujarnya.

Video amatir yang diambil dari arah Bromo Hillside menunjukkan bahwa kebakaran ini semakin meluas di kawasan Gunung Bromo.

Dalam rekaman tersebut, tampak asap berwarna abu-abu yang tinggi menjulang dan menyelimuti area tersebut.

Keadaan ini menimbulkan kepanikan bagi perekam video serta beberapa orang yang kebetulan berada di Bromo Hillside saat peristiwa terjadi.

Perekam video, bersama seorang temannya dan beberapa orang lainnya, segera berlari untuk menjauh dari lokasi kebakaran.

Meluasnya area kebakaran dari Sabana Pengol di Kabupaten Probolinggo ke Jemplang di Kabupaten Malang memaksa Balai Besar TNBTS untuk menghentikan seluruh aktivitas wisata di Gunung Bromo.

Keputusan penutupan aktivitas wisata ini diatur dalam Surat Pengumuman Nomor: PG.23/T.8/TU/HMS.01.07/B/09/2026 yang dikeluarkan oleh Balai Besar TNBTS.

Jalur akses menuju Bromo yang ditutup mencakup empat lokasi, yaitu Jemplang di Kabupaten Malang, Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo, Wonokitri di Kabupaten Pasuruan, dan Senduro di Kabupaten Lumajang.

Kebakaran yang terjadi di kawasan Gunung Bromo, yang merupakan bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, merupakan insiden kedua dalam waktu sebulan terakhir.

Kebakaran pertama dilaporkan terjadi pada Senin, 3 September 2026, yang bermula dari area Blok Bantengan dan kemudian menyebar ke Watu Gede serta wilayah Pasuruan.

Sementara itu, kebakaran kedua terjadi di area Sabana Pengol, yang merupakan bagian dari Kabupaten Probolinggo, pada Kamis, 10 September 2026.

➡️ Baca Juga: John Herdman Siap Hadapi Tantangan Panas di Piala AFF 2026 yang Menarik

➡️ Baca Juga: Pentingnya Perawatan Diri bagi Perempuan untuk Mencegah Dampak Negatif pada Kesehatan

Exit mobile version