Krakatau Posco Soroti Pentingnya Sinergi Industri dan Pemda untuk Pembangunan Berkelanjutan

Jakarta – PT Krakatau Posco telah menjalin kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon untuk meningkatkan infrastruktur daerah melalui penggunaan material inovatif dan berkelanjutan. Sebanyak 1.000 ton slag baja digunakan untuk pengerasan Jalan Kranggot, yang berfungsi sebagai akses utama menuju Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Kranggot.
Inisiatif ini merupakan contoh konkret kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah serta pelaksanaan konsep ekonomi sirkular. Dengan pendekatan ini, produk sampingan dari proses produksi baja dimanfaatkan kembali sebagai sumber daya yang bernilai bagi masyarakat.
Alhadis Syamsuddin, Direktur Technology and Business Development (TBD) Krakatau Posco, mengungkapkan bahwa pemanfaatan slag baja merupakan langkah strategis perusahaan dalam mendorong penerapan ekonomi sirkular di sektor industri.
“Penggunaan slag baja sebagai material konstruksi adalah bagian dari upaya Krakatau Posco untuk memaksimalkan produk sampingan produksi, sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan. Melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kota Cilegon, kami berharap inovasi material ini dapat mendukung pembangunan infrastruktur yang lebih kokoh dan berkelanjutan,” ujar Alhadis dalam keterangannya pada 10 Maret 2026.
Ia juga menambahkan bahwa Krakatau Posco berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi dalam pemanfaatan material hasil produksi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh pembangunan daerah.
“Kami meyakini bahwa sinergi antara sektor industri dan pemerintah daerah adalah kunci untuk menciptakan solusi pembangunan yang tidak hanya efisien secara teknis, tetapi juga selaras dengan prinsip keberlanjutan,” tambahnya.
Pemanfaatan slag baja juga sejalan dengan meningkatnya tuntutan global terhadap praktik industri yang lebih berkelanjutan. Dalam proses transformasi menuju industri yang lebih hijau, pengelolaan limbah produksi secara bertanggung jawab menjadi aspek penting dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Krakatau Posco berupaya untuk mengoptimalkan produk sampingan produksinya, sehingga tidak hanya dapat mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan infrastruktur.
Secara teknis, slag baja memiliki karakteristik material yang kuat dan stabil, sehingga sangat ideal digunakan untuk pengerasan jalan. Jalan Kranggot sendiri sering dilalui oleh armada pengangkut sampah dengan beban berat menuju TPS. Oleh karena itu, diperlukan struktur jalan yang memiliki daya dukung tinggi agar tetap kuat meskipun menghadapi intensitas lalu lintas kendaraan operasional yang tinggi. Jika dibandingkan dengan agregat alami, slag baja menawarkan kekuatan yang lebih baik, yang dapat membantu mengurangi potensi kerusakan jalan.
➡️ Baca Juga: <p>“Rilis iPhone 18 Ditunda Hingga Tahun Depan, Laporan Baru Dikonfirmasi”</p>
➡️ Baca Juga: Salto Antony Mengubah Dinamika Pertandingan di Laliga dengan Aksi Spektakuler




