Berita

Maskapai Nigeria Hentikan Penerbangan Mulai 20 April Akibat Lonjakan Harga Avtur

Asosiasi Operator Maskapai Penerbangan Nigeria (AON), yang mewakili sejumlah maskapai penerbangan di negara tersebut, mengumumkan bahwa seluruh operasional penerbangan domestik akan dihentikan mulai 20 April 2026, kecuali harga bahan bakar avtur mengalami penurunan.

Mengutip pernyataan Direktur AON, Abdulmunaf Sarina, harga avtur telah mengalami lonjakan yang signifikan, mencapai kenaikan sekitar 270% sejak akhir Februari 2026. Saat ini, harga avtur per liter telah meningkat dari 900 naira menjadi 3.300 naira (setara dengan Rp11.529 hingga Rp42.272).

Dalam sehari, sektor penerbangan Nigeria mengonsumsi sekitar 2,1 juta liter bahan bakar jet. Dengan perhitungan sederhana, setiap galon bahan bakar jet setara dengan sekitar empat liter, sehingga biaya yang harus ditanggung maskapai penerbangan di Nigeria hampir mencapai $10 per galon. Kenaikan dramatis ini memberikan tekanan yang besar terhadap operasional maskapai dan dapat mengganggu layanan penerbangan domestik di negara tersebut.

AON mengungkapkan bahwa pendapatan yang diperoleh maskapai penerbangan saat ini tidak cukup untuk menutupi biaya bahan bakar yang terus melonjak.

Asosiasi Pemasar Energi Utama Nigeria (MEMAN) dituduh telah secara artifisial menaikkan harga bahan bakar jet, di saat industri seharusnya mendapatkan keringanan biaya.

Namun, MEMAN membantah tuduhan tersebut, dengan menyatakan bahwa harga yang diklaim AON 40% lebih tinggi dari rata-rata pasar yang sebenarnya. Mereka juga menjelaskan bahwa distribusi bahan bakar jet memerlukan peralatan khusus dan penanganan yang lebih rumit, sehingga menyebabkan biaya yang lebih tinggi.

Sebagai respons terhadap lonjakan biaya ini, maskapai penerbangan di Nigeria terpaksa menaikkan tarif tiket untuk mencoba menutupi sebagian dari biaya tambahan tersebut. Sayangnya, langkah ini berpotensi mempengaruhi permintaan penumpang.

Di sisi lain, konflik yang terjadi di Timur Tengah juga memberikan dampak, terutama setelah serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan yang luas dan menewaskan banyak warga sipil.

Sebagai balasan, Iran melakukan serangan terhadap wilayah Israel serta fasilitas militer Amerika yang berada di kawasan tersebut.

➡️ Baca Juga: Jadwal Semifinal Piala Asia Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia Vs Jepang

➡️ Baca Juga: Jule Blak-blakan Ungkap Perbedaan Sifat Daehoon dan Safrie Ramadhan yang Mengejutkan

Related Articles

Back to top button
slot qris depo 10k