Site icon QNews

Mendag Budi Salurkan Bantuan Rp 250 Juta untuk Korban Gempa NTT Tahap I

Mendag Budi Salurkan Bantuan Rp 250 Juta untuk Korban Gempa NTT Tahap I

Kementerian Perdagangan telah menyalurkan bantuan untuk para korban gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan total sebesar Rp 250 juta.

Menteri Perdagangan, Budi Santoso, menyampaikan bahwa dana tersebut berhasil dikumpulkan sejak pagi hingga siang hari dan langsung diserahkan ke kantor penghubung NTT yang berada di Jakarta. “Dengan adanya bencana ini, kita berhasil mengumpulkan dana Rp 250 juta, dan dana tersebut telah diserahkan ke pihak yang berwenang,” ungkapnya di Jakarta pada Senin, 17 Agustus 2026.

Budi menegaskan bahwa penyaluran bantuan korban gempa NTT ini merupakan tahap pertama, dengan rencana untuk mengumpulkan donasi lebih lanjut yang akan disalurkan dalam waktu dekat.

“Mudah-mudahan kita bisa terus berkolaborasi dengan rekan-rekan untuk menggalang lebih banyak donasi, sehingga kita dapat membantu mereka yang terkena musibah dengan lebih baik,” ujarnya.

Menteri Perdagangan memastikan bahwa penanganan pascabencana gempa bumi di NTT akan menjadi fokus utama Kemendag, terutama dalam pemulihan pasar yang terdampak.

Budi menjelaskan bahwa terdapat sekitar empat pasar yang mengalami kerusakan akibat gempa, salah satunya adalah Pasar Inpres Ruteng yang berada di Manggarai, NTT.

“Setelah kami melakukan identifikasi, kami menemukan bahwa ada empat pasar yang mengalami kerusakan, termasuk Pasar Inpres Ruteng di Manggarai. Kami telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan penanganan, mengingat banyak tiang di pasar tersebut yang rusak. Untuk saat ini, kami minta agar pasar tersebut tidak digunakan,” tegas Budi.

Selain itu, ia juga menyatakan bahwa pihaknya akan terus memantau kebutuhan bahan pokok dan distribusinya ke daerah-daerah yang terkena dampak bencana.

Langkah ini dilakukan melalui kerjasama dengan distributor yang berada di wilayah terdekat, Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Kemendag, serta pemerintah daerah.

“Kami telah berkoordinasi dengan para distributor, terutama yang berada di provinsi terdekat seperti NTB. Kami telah mengajak pelaku usaha untuk memastikan bahwa pasokan barang tetap terjaga, terutama pasca bencana ini di NTT,” tambah Budi.

“Kami ingin memastikan bahwa pelaku usaha yang mendistribusikan bahan kebutuhan pokok ke wilayah Manggarai dan NTT dapat menjaga ketersediaan barang. Mereka siap bekerja sama dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam upaya ini,” jelasnya.

➡️ Baca Juga: Survei Mengungkap: 50% Warga AS Menyalahkan Trump atas Kenaikan Harga BBM

➡️ Baca Juga: iOS 18 Rumor: AI di Siri, Lock Screen Interaktif & Dukungan Sideload?

Exit mobile version