Site icon QNews

PM Lebanon Hubungi PM Pakistan untuk Meminta Bantuan Menghentikan Serangan Israel

PM Lebanon Hubungi PM Pakistan untuk Meminta Bantuan Menghentikan Serangan Israel

Perdana Menteri Lebanon, Nawaf Salam, baru-baru ini melakukan panggilan telepon kepada Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif. Informasi ini disampaikan melalui pernyataan resmi dari Kantor Perdana Menteri Lebanon pada tanggal 9 April 2026.

Dalam percakapan tersebut, Lebanon mengajukan permohonan kepada Pakistan untuk memberikan dukungan dalam upaya menghentikan serangan Israel yang saat ini mengincar Beirut dan mencederai warga sipil.

Dalam keterangannya, Kantor Perdana Menteri Lebanon menyatakan, “Dengan rasa terima kasih yang mendalam kepada Perdana Menteri Shehbaz Sharif atas komitmennya terhadap perdamaian, Perdana Menteri Lebanon meminta bantuan Pakistan untuk segera mengakhiri serangan yang menargetkan Lebanon dan rakyatnya.”

Pakistan telah dikenal sebagai aktor penting dalam proses mediasi gencatan senjata yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran. Keberadaan Pakistan dalam diplomasi internasional sangat signifikan dalam konteks ini.

Melalui peran mediasi Pakistan, Presiden AS Donald Trump sempat mengumumkan sebuah gencatan senjata yang berlangsung selama dua minggu dengan Iran, yang menunjukkan pengaruh dan kemampuan diplomatik negara tersebut.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengungkapkan pada Rabu, 8 April, bahwa Selat Hormuz—jalur penting yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia—akan kembali dibuka sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata tersebut.

Namun, pada hari yang sama, pesawat tempur serta artileri Israel meluncurkan serangan di sejumlah permukiman di Lebanon selatan, termasuk di kota besar Tyre, yang menunjukkan kompleksitas situasi di lapangan.

Trump kemudian menegaskan bahwa penghentian serangan Israel di Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan yang dicapai dengan Iran, disebabkan oleh keterlibatan gerakan Hizbullah yang membuat situasi semakin rumit.

Di sisi lain, Iran melihat tindakan Israel sebagai pelanggaran terhadap gencatan senjata yang telah diupayakan bersama dengan Washington, menunjukkan ketegangan yang masih ada dalam hubungan internasional ini.

➡️ Baca Juga: No Time to Die Kalahkan KPop Demon Hunters di Top 10 Netflix, Namun Rekor Sejarah Tetap Utuh

➡️ Baca Juga: PSSI Rilis 28 Pemain Timnas U17 Indonesia untuk Uji Coba Lawan China

Exit mobile version