Jakarta – Rivalitas antara Persija Jakarta dan Persib Bandung merupakan hal yang sudah dikenal luas, bahkan oleh para pemain asing yang membela Macan Kemayoran.
Menjelang laga penting antara kedua tim pada pekan kedua Super League 2026/27 yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Sabtu, 12 September 2026, Rayhan Hannan mengungkapkan pandangannya tentang duel yang sarat dengan sejarah ini.
Pertandingan ini bukan sekadar soal meraih tiga poin, tetapi juga mengandung makna yang lebih dalam bagi Persija. Setelah sekian lama harus bertanding di luar Jakarta saat melawan Persib, kini Macan Kemayoran akhirnya bisa membawa pertemuan ini kembali ke ibu kota. Terakhir kali, Persija menjamu Persib di Jakarta adalah pada tahun 2019.
Atmosfer pertandingan ini diprediksi akan sangat berbeda. Puluhan ribu suporter setia Jakmania siap memenuhi SUGBK untuk menyaksikan langsung konflik dua raksasa sepak bola Indonesia yang telah berlangsung lama ini.
Rayhan Hannan, sebagai pemain yang lahir dan dibesarkan di Jakarta, menyadari betul besarnya arti dari pertandingan ini. Menariknya, ia mencatat bahwa pemain asing Persija juga sudah memiliki pemahaman tentang intensitas rivalitas tersebut, meskipun mereka belum banyak mendapatkan penjelasan darinya.
Menurut Hannan, jauh sebelum ia memberikan penjelasan mengenai rivalitas Persija dan Persib, sejumlah pemain asing sudah menunjukkan ketertarikan dan bertanya tentang pertandingan melawan Persib.
“Mereka sudah mengerti seberapa pentingnya pertandingan ini,” ungkap Hannan dalam konferensi pers menjelang laga di SUGBK, Jakarta, pada Jumat, 11 September 2026.
Hannan menjelaskan bahwa sebelum ia membagikan informasi mengenai rivalitas tersebut, para pemain asing sudah lebih dahulu menunjukkan rasa ingin tahu.
Mereka bahkan menanyakan tentang bagaimana suasana saat Persija berhadapan dengan Persib. Baginya, ini menunjukkan bahwa rivalitas antara kedua klub tersebut sudah cukup dikenal, bahkan oleh pemain yang baru saja bergabung dengan Persija.
“Sebelum saya menjelaskan kepada mereka, mereka sudah bertanya, seperti bagaimana rasanya setiap kali melawan Persib,” tuturnya.
Kondisi ini membuat Hannan merasa tidak perlu menjelaskan terlalu mendalam mengenai arti dari pertandingan tersebut kepada rekan-rekan barunya. Para pemain asing Persija tampaknya sudah menyadari bahwa duel melawan Persib memiliki tekanan dan atmosfer yang jauh berbeda dibandingkan pertandingan biasa.
Hannan juga mengamati adanya keinginan yang kuat dari para pemain asing untuk memberikan penampilan terbaik mereka. Mereka tidak hanya ingin menjalani pertandingan, tetapi juga merasakan langsung bagaimana rasanya terlibat dalam rivalitas yang memiliki sejarah panjang ini.
➡️ Baca Juga: Manchester City vs Newcastle United: Pep Guardiola Aims for Carabao Cup Final Ticket
➡️ Baca Juga: Arsenal Confirms Mikel Merino Undergoes Leg Surgery, Aiming for Return by Seasons End

