SBY Kenakan Baret Pasukan Perdamaian dalam Takziah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengenakan baret khas pasukan perdamaian saat memberikan penghormatan dan takziah kepada tiga prajurit TNI yang kehilangan nyawa dalam misi pemeliharaan perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL).
Pada malam hari, tanggal 4 April 2026, SBY berada di Gedung VIP Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, untuk menghadiri prosesi persemayaman jenazah Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Sersan Kepala Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopral Dua Anumerta Farizal Rhomadhon sebelum diserahkan resmi kepada keluarga masing-masing.
SBY tiba di lokasi sekitar pukul 19.00 WIB, setelah Presiden Prabowo menyelesaikan penghormatan kepada ketiga prajurit yang telah gugur dalam tugas mulia tersebut.
Dalam momen yang penuh duka ini, SBY mengenakan jas hitam dan baret biru muda yang menjadi ciri khas pasukan perdamaian PBB. Ia berdiri sejajar dengan Presiden Prabowo, mengikuti upacara pengusungan peti jenazah yang penuh rasa hormat.
Mantan prajurit TNI ini memiliki pengalaman sebagai anggota pasukan perdamaian PBB pada tahun 1995–1996, di mana ia bertugas sebagai Chief Military Observer di Bosnia Herzegovina, mengemban misi perdamaian yang sangat penting.
Dalam tugas tersebut, SBY memimpin pasukan yang terdiri dari 650 perwira dari 29 negara, menunjukkan dedikasinya dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.
Selama upacara pengusungan jenazah di Bandara Soekarno Hatta, SBY berdiri di barisan yang sama dengan Presiden Prabowo, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, menciptakan momen kebersamaan di tengah kesedihan.
Setelah prosesi penghormatan, pengusungan jenazah dimulai dengan penuh khidmat. Satu per satu peti jenazah diusung menuju pesawat yang siap mengangkut mereka.
Dua peti jenazah kemudian diterbangkan ke Yogyakarta menggunakan pesawat angkut TNI AU Hercules C-130J, sementara satu peti jenazah lainnya terbang menuju Bandung dengan pesawat angkut TNI AU CN-295.
Setibanya di Yogyakarta, dua peti jenazah tersebut melanjutkan perjalanan ke rumah duka masing-masing, yaitu untuk Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan yang beralamat di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sementara itu, jenazah Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar akan dibawa ke rumah duka yang terletak di Kota Cimahi, Jawa Barat, untuk diberikan penghormatan terakhir oleh keluarga dan kerabat.
➡️ Baca Juga: Barcelona Melangkah ke Perempat Final Liga Champions Setelah Kalahkan Newcastle dengan Telak
➡️ Baca Juga: One UI 6.1 vs Pixel UI: Mana yang Lebih Bloatware? Analisis 50 Aplikasi Sistem




