Pernahkah Anda bertanya-tanya apakah peningkatan storage benar-benar mengubah pengalaman bermain? Digital Foundry baru-baru ini menguji firmware beta yang membuka slot ekspansi M.2. Hasilnya penting untuk gamer dengan perpustakaan game yang terus membesar dari tahun ke tahun.
Update ini memungkinkan penambahan kapasitas hingga 4TB, mengatasi keterbatasan internal efektif sekitar 650GB. Tapi apakah manfaatnya sekadar ruang lebih besar atau juga peningkatan nyata pada performa dan kecepatan permainan?
Artikel ini akan menelaah metode pengujian Digital Foundry dan membandingkan efek pada game PS5 asli versus judul PS4 yang kompatibel. Hasil awal menunjukkan ada skenario yang lebih cepat, namun banyak kasus yang nyaris sama.
Jangan berharap klaim marketing semata. Setelah membaca, Anda akan tahu apakah upgrade ini cocok untuk prioritas Anda: ruang, performa, atau keduanya.
Ringkasan Penting
- Update firmware membuka slot M.2 untuk ekspansi hingga 4TB.
- Digital Foundry memberikan hasil uji teknis, bukan klaim pemasaran.
- Perbandingan dibuat antara game PS5 asli dan game PS4 yang kompatibel.
- Beberapa skenario menunjukkan peningkatan, namun tidak selalu revolusioner.
- Artikel membantu memutuskan antara prioritas kapasitas atau performa.
Apa yang berubah setelah update firmware PS5 yang membuka slot M.2 NVMe
Pembaruan firmware menghadirkan jalur ekspansi resmi lewat slot M.2, sehingga konsol tidak lagi terikat sepenuhnya pada storage bawaan. Sekarang pengguna dapat menambah ruang game dengan format yang setara dengan internal tanpa konversi rumit.
Apa arti “slot M.2 terbuka” untuk pemain
Artinya: pemasangan drive tambahan menjadi opsi resmi. Kapasitas koleksi dapat tumbuh tanpa mengorbankan performa atau format file.
Kenapa konsol terasa cepat sejak awal
Banyak game modern dirancang untuk streaming aset secara real-time. Data tekstur, model, dan area dimuat “on the fly” sehingga transisi terasa mulus.
High-bandwidth scenes dan dampaknya
Adegan yang menuntut bandwith tinggi—seperti perpindahan area cepat atau ledakan besar—bisa memicu jeda jika media penyimpanan tak mampu mengikuti. Itulah sebabnya bandwith storage penting.
Perbedaan pola PS5 games vs PS4 games
PS5 games mengandalkan streaming berkelanjutan. Sebaliknya, banyak judul kompatibel PS4 memuat aset ke memori terlebih dahulu, sehingga bisa berjalan baik dari media yang lebih lambat.
| Karakteristik | PS5 games | PS4 backward compatible |
|---|---|---|
| Pola pemuatan | Streaming real-time | Pre-load ke RAM |
| Efek pada times | Perlu bandwidth tinggi | Terlihat perbedaan pada loading awal |
| Risiko stutter | Tinggi pada adegan intens | Lebih rendah setelah pre-load |
Kami akan mengikuti metode digital foundry untuk menguji apakah drive M.2 benar-benar setara dengan solusi internal, khususnya pada adegan yang menuntut bandwith tinggi. Setelah ini, pembahasan teknis tentang syarat PCIe Gen 4 dan heatsink akan lebih mudah dipahami.
SSD NVMe PS5 Loading Time: Syarat teknis, setup, dan metode tes ala Digital Foundry
Untuk tahu apa yang diuji dan mengapa, kita mulai dari syarat hardware dan konfigurasi yang dipakai oleh Digital Foundry. Mereka memakai beta firmware 2.0 dan fokus pada aspek praktis, bukan hanya angka sebaris.
Syarat kompatibilitas inti
Slot harus mendukung PCIe Gen 4 dan drive punya read minimal 5500MB/s. Catatan: lolos spesifikasi pabrikan tidak selalu menjamin pengalaman mulus—hasil uji nyata tetap krusial.
Istilah singkat yang sering bingung
SSD adalah media, NVMe adalah protokol, dan PCIe Gen 4 adalah jalur transfer. PS5 menuntut ambang performa lebih tinggi dibanding PC kasual karena pola streaming data pada game modern.
Perlu heatsink
Slot M.2 di konsol minim aliran udara. DF memakai heatsink tembaga Aorus untuk stabilitas suhu, lalu juga tes tanpa heatsink untuk melihat perbedaan performa jangka pendek.
Drive dan metode pengujian
Mereka uji Samsung 980 Pro 500GB karena termasuk kelas atas dan jauh melewati syarat minimum. Benchmark utama: Ratchet & Clank: Rift Apart sebagai stress test yang menuntut streaming aset cepat.
| Aspek | Spesifikasi/Perangkat | Tujuan Tes |
|---|---|---|
| Kompatibilitas | PCIe Gen 4, ≥5500MB/s | Pastikan drive memenuhi syarat dasar |
| Thermal | Heatsink Aorus vs tanpa | Ukur stabilitas dan degradasi performa |
| Benchmark | Ratchet & Clank: Rift Apart | Stress test streaming aset |
| Pembanding | PS5 titles vs PS4 backward compatible | Bandingkan pola pemuatan dan bottleneck |
Hasil review: seberapa “revolusioner” peningkatan loading dan performanya
Hasil pengujian menunjukkan bahwa bukan semua game mendapat lonjakan kecepatan dramatis setelah pasang M.2. Temuan Digital Foundry menempatkan beberapa judul lebih cepat beberapa seconds, tapi banyak juga yang nyaris setara.
Ratchet & Clank: Rift Apart
Untuk Ratchet & Clank: Rift Apart, hasilnya essentially identical antara 980 Pro dan internal storage. Ada indikasi kecil bahwa 980 Pro mengurangi FPS dip sekitar 1–2 FPS pada momen portal.
Load times untuk PS4 games
Judul kompatibel PS4 cenderung beberapa seconds lebih cepat di 980 Pro. Contoh: Cyberpunk 2077, The Witcher 3, Fallout 4, dan Final Fantasy XV menunjukkan peningkatan nyata saat diukur.
Load times untuk PS5 games
Pada game native generasi berikut, load times sering sama atau kadang internal storage unggul. Jedi Fallen Order misalnya setara, sementara Battlefield V terkadang lebih cepat di internal.
Pengaruh heatsink & transfer data
Pemakaian heatsink memberi perbaikan kecil pada load times, namun tanpa heatsink hasil tetap kompetitif untuk pengukuran singkat.
| Aspek | Hasil | Contoh |
|---|---|---|
| Performa gameplay | Nyaris identik | Ratchet & Clank |
| Load times (PS4) | Beberapa seconds lebih cepat | Cyberpunk 2077, The Witcher 3 |
| Load times (PS5) | Sama atau internal unggul | Jedi Fallen Order, Battlefield V |
- Transfer 100GB Cyberpunk 2077: internal → M.2 = 1:11 (~1.42GB/s).
- Pemindahan balik M.2 → internal = 7:18 (~0.23GB/s); DF curigai bug beta.
- Takeaway: M.2 terasa paling bermanfaat untuk mempercepat PS4 games dan menambah kapasitas, sementara untuk beberapa game generasi baru efeknya bukan lompatan besar.
Kesimpulan
Singkatnya, ekspansi storage lewat slot M.2 memberi nilai nyata pada fleksibilitas perpustakaan games, tetapi bukan perubahan revolusioner untuk semua judul ps5.
Hasil test Digital Foundry menunjukkan ps5 games biasanya berperforma setara dengan internal. Sementara itu, banyak ps4 games menunjukkan pengurangan beberapa detik saat dipakai pada ssd berkelas.
Praktisnya: bila kamu sering memasang banyak game sekaligus, expansion ini sangat berguna. Pilih ssd yang memenuhi terms resmi, pakai heatsink untuk stabilitas suhu, dan cek update firmware final sebelum membeli.
Butuh konteks tambahan soal kombinasi storage? Baca pengalaman soal perangkat penyimpanan di fakta HDD 7200RPM masih relevan untuk perbandingan nyata.
➡️ Baca Juga: 5 Browser Alternatif selain Chrome yang Lebih Ringan dan Cepat
➡️ Baca Juga: Fakta Keren, Ternyata AR Bisa Coba Baju Tanpa ke Mall

