Amin Younes Tolak Tawaran Gaji Lima Kali Lipat dari Persija Jakarta: Kenapa Ia Memilih Tetap?

Pemain tengah asal Jerman, Amin Younes, dilaporkan telah menolak tawaran menarik dari klub Liga Indonesia, Persija Jakarta. Tawaran tersebut mencakup kontrak selama 1,5 tahun dengan nilai gaji melebihi 1 juta Euro, setara dengan Rp19,8 miliar.
Kabar ini berasal dari media Jerman, Bild, yang melaporkan bahwa Younes menolak tawaran itu pada bursa transfer Januari 2026. Meskipun tawaran dari Persija Jakarta dapat memberikan Younes gaji lima kali lipat dari yang ia terima saat ini di klub Bundesliga 2, Schalke 04, ia tetap mengambil keputusan untuk tidak menerimanya.
Tawaran Menarik dari Persija
Persija Jakarta diketahui telah membuat proposal yang sangat menggiurkan bagi Amin Younes. Kontrak selama satu setengah tahun tersebut mencakup total gaji yang lebih dari 1 juta Euro. Jika dibandingkan dengan gajinya saat ini di Schalke 04, yang berada di kisaran 20.000 hingga 30.000 Euro per bulan, tawaran dari Persija jelas merupakan peningkatan yang signifikan.
Dengan sisa kontraknya di Schalke 04 yang berakhir pada Juni 2026, Younes diprediksi hanya akan mendapatkan maksimal 180.000 Euro. Ini berarti tawaran dari Persija memberikan potensi lonjakan pendapatan hampir lima kali lipat dari gaji yang diterimanya sekarang.
Alasan Penolakan Younes
Walaupun tawaran finansial dari Persija Jakarta sangat menggoda, Amin Younes memilih untuk menolaknya. Keputusan ini didasari oleh beberapa pertimbangan, baik secara pribadi maupun profesional. Menurut Bild, kepindahan ke negara jauh seperti Indonesia dapat menjadi tantangan, terutama untuk keluarga dengan anak-anak.
Faktor sportivitas juga berperan dalam keputusan Younes. Saat ini, ia mulai mendapatkan kembali perannya di Schalke 04 di bawah pelatih Miron Muslic, dengan beberapa kali tampil sebagai pemain inti.
Kontrak pemain berusia 32 tahun ini dengan Schalke 04 akan berakhir pada Juni 2026, memberi Younes waktu untuk mempertimbangkan masa depannya dengan lebih hati-hati.
Konteks Transfer di Indonesia
Penolakan Amin Younes memberikan gambaran tentang dinamika pasar transfer di Indonesia. Meskipun beberapa klub Indonesia berusaha mendatangkan pemain Eropa dengan tawaran menggiurkan, tidak semua kandidat bersedia menerima, terutama mereka yang masih merasa kompetitif di Eropa.
Persija Jakarta sendiri aktif dalam bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026, termasuk mendatangkan penyerang asal Maroko, Alaeddine Ajaraie.
Sebelumnya, Persija juga sempat dikabarkan mengincar pemain lain seperti Jean Mota, namun hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi mengenai hal tersebut. Klub-klub di Indonesia terus berupaya memperkuat skuat mereka dengan mendatangkan pemain berkualitas untuk menghadapi kompetisi yang semakin ketat.
➡️ Baca Juga: 5 Fakta NFT 2025 yang Ternyata Bisa Dipake di Dunia Nyata
➡️ Baca Juga: <p>“Halide Cofounder Sebastiaan de With Bergabung dengan Tim Desain Apple: Era Baru untuk Inovasi”</p>



