Olahraga

Cristian Chivu: Juventus New Identity Could Challenge Any Opponent

Cristian Chivu, pelatih kepala Inter Milan, memberikan pujian atas perubahan identitas yang ditunjukkan oleh Juventus di bawah asuhan Luciano Spalletti. Menurut Chivu, Juventus saat ini telah bertransformasi menjadi tim yang mampu menyulitkan lawan-lawan mereka, sebuah pernyataan yang ia sampaikan menjelang laga besar bertajuk Derbi d’Italia pada pekan ke-25 Liga Serie A Italia musim 2025-2026.

Inter Milan, yang saat ini memimpin klasemen Serie A dengan 58 poin, dijadwalkan bertanding melawan rival abadinya di Stadion Giuseppe Meazza pada Minggu (15/2/2026) dini hari WIB. Meski Inter sedang dalam performa terbaik dengan lima kemenangan berturut-turut, pertandingan ini dianggap sebagai ujian penting bagi Chivu, terutama karena Inter Milan memiliki cukup banyak catatan kurang memuaskan saat menghadapi tim-tim besar di Serie A musim ini.

Transformasi Juventus di Bawah Spalletti

Chivu secara terbuka mengapresiasi perkembangan gaya bermain Juventus di bawah Luciano Spalletti. Dia menilai bahwa Si Nyonya Tua telah menunjukkan kemajuan yang signifikan serta berhasil membangun karakter tim yang lebih kuat.

“Juventus telah berkembang sejak Spalletti datang dan dengan cepat menciptakan identitas yang jelas,” kata Chivu, dikutip dari TuttoMercatoWeb. “Kami berbicara tentang tim yang dapat memberikan tantangan bagi siapa pun. Kami berharap mereka tetap tampil di level terbaik.”

Perkataan Chivu ini menegaskan bagaimana Spalletti berhasil mentransformasi Juventus menjadi sebuah tim yang lebih terorganisir dan sulit diprediksi. Pertandingan terakhir antara kedua tim juga menunjukkan betapa ketatnya persaingan, di mana Inter harus menerima kekalahan 3-4 di markas Juventus pada pertemuan pertama musim ini.

Tantangan Motivasi dalam Derbi

Dalam menghadapi Juventus di laga penting seperti Derbi d’Italia, Chivu menyadari adanya faktor motivasi ekstra dari kedua tim. Pertandingan ini bukan hanya soal meraih tiga poin untuk mempertahankan posisi puncak, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Inter Milan untuk mengakhiri rekor buruk saat melawan tim-tim elite.

“Di pertandingan seperti ini, motivasi selalu lebih tinggi,” tambah Chivu. “Ini adalah pertandingan yang signifikan dan mencerminkan identitas dari masing-masing klub.”

Sebelumnya, Inter Milan mengalami kesulitan meraih kemenangan saat melawan tim papan atas lainnya seperti Napoli dan AC Milan. Oleh karena itu, Chivu bertekad untuk menyiapkan strategi kejutan agar bisa mengatasi tantangan ini.

Kesiapan Inter Milan Hadapi Juventus

Untuk menghadapi Juventus, Inter Milan akan mendapatkan tambahan kekuatan di lini tengah dengan kembalinya Hakan Calhanoglu dan Nicolo Barella dari cedera, yang diproyeksikan akan menjadi starter dan menambah kekuatan tim dalam mengontrol jalannya pertandingan.

Keberadaan kedua pemain kunci tersebut sebelumnya sangat dirasakan dampaknya oleh Inter dalam beberapa pertandingan penting. Dengan kembalinya mereka, Chivu kini memiliki lebih banyak opsi taktik untuk menghadapi agresi dan kreativitas lini tengah Juventus yang telah diperkuat oleh Spalletti.

Diprediksi, laga antara Inter Milan dan Juventus akan berjalan sengit, mengingat ambisi besar dari kedua tim untuk meraih hasil maksimal. Juventus, dengan identitas barunya, bertekad untuk memberikan perlawanan serius dan menunjukkan bahwa mereka adalah ancaman bagi tim manapun di Serie A, sementara Inter Milan berusaha mempertahankan posisi puncak dan memutus rekor buruk saat berhadapan dengan tim besar.

➡️ Baca Juga: Bocoran Huawei Pura X2: Layar 7,5 Inci dan Perubahan Besar yang Menggoda

➡️ Baca Juga: 12 Trik Whatsapp Web Yang Gak Ada Di Aplikasi Mobile Bikin Chat Lebih Cepat Kerja

Related Articles

Back to top button