Hiburan

Profil Yerin Ha: Aktris Korea-Australia yang Memukau sebagai Sophie Baek di Bridgerton Season 4

Nama Yerin Ha tiba-tiba mencuri perhatian publik global setelah Netflix secara resmi mengumumkan bahwa dia akan memerankan pemeran utama wanita dalam serial populer Bridgerton Season 4. Aktris berdarah Korea-Australia ini akan memerankan karakter Sophie Baek, yang menjadi fokus romansa dengan Benedict Bridgerton, putra kedua dari keluarga Bridgerton yang diperankan oleh Luke Thompson.

Pemilihan Yerin Ha menandai momen bersejarah bagi waralaba Shondaland ini, karena dia adalah pemeran utama keturunan Asia Timur pertama. Di musim keempat ini, kisah cinta yang diadaptasi dari novel Julia Quinn berjudul Tawaran dari Seorang Pria akan mengusung tema ala Cinderella, di mana Sophie Baek bertemu Benedict dalam sebuah pesta topeng legendaris sebagai “Lady in Silver”.

Latar Belakang Seni dan Silsilah

Lahir pada 16 Januari 1998 di Sydney, Australia, Yerin Ha dibesarkan dalam keluarga yang memiliki hubungan erat dengan dunia seni peran. Kecintaan terhadap seni mengalir dari neneknya, Son Sook, seorang aktris veteran terkenal di Korea Selatan dan mantan menteri di negara tersebut. Ketertarikan Yerin terhadap akting muncul sejak dini setelah sering menyaksikan dedikasi neneknya di atas panggung.

Meskipun lahir dan besar di Australia, Yerin mengambil langkah besar di usia 15 tahun dengan pindah ke Seoul untuk memperdalam kemampuan aktingnya. Ia menyelesaikan pendidikan di Kaywon High School of Arts selama tiga tahun sebelum kembali ke Sydney untuk meraih gelar Bachelor of Fine Arts di National Institute of Dramatic Art (NIDA), institusi bergengsi yang juga melahirkan aktor ternama seperti Cate Blanchett.

“Saya berpikir, ‘Oh, itu keren. Itu pekerjaan, itu karier. Itu sesuatu yang bisa kamu lakukan,’” kenang Yerin Ha tentang momen ketika ia menyadari ingin mengikuti jejak karier neneknya, sebagaimana dikutip dari elle.com, Kamis (30/1/2026).

Karier dari Teater hingga Panggung Hollywood

Sebelum terjun ke dunia BridgertonYerin Ha sudah membangun portofolio yang kuat melalui teater dan serial internasional besar. Ia debut profesional di tahun 2019 dalam produksi teater Tuan Lalat bersama Sydney Theatre Company. Namanya mulai dikenal luas saat ia terpilih untuk memerankan Kwan Ha dalam serial fiksi ilmiah produksi Steven Spielberg, Lingkaran cahaya.

Keberhasilannya berlanjut dengan keterlibatannya dalam serial prekuel Bukit pasir: Nubuat sebagai Young Kasha, serta peran menantang dalam miniseri Australia Perilaku Buruk. Pengalamannya dalam berbagai genre, dari aksi futuristik hingga drama psikologis, membantu mematangkan kemampuannya dalam memerankan karakter kompleks dengan kedalaman emosi yang kuat.

Ketahanan mental Yerin juga diuji dalam menyeimbangkan identitasnya sebagai aktor Asia di industri Barat. Ia mengungkapkan bahwa perjalanan ini tidak mudah, terutama dalam menemukan representasi kuat dari komunitas Asia dalam media arus utama Australia selama masa pertumbuhannya.

Sophie Baek dan Kekuatan Identitas Budaya

Salah satu aspek yang menarik perhatian penggemar adalah hasilnya pelari pertunjukan Jess Brownell untuk mengubah nama belakang karakter Sophie dari “Beckett” menjadi “Baek”. Perubahan ini dilakukan untuk menghormati identitas budaya Yerin Ha yang berasal dari Korea, dan diharapkan menjadi sebuah langkah inklusif yang diapresiasi penonton di seluruh dunia.

Yerin merasa sangat diberdayakan oleh perubahan ini. Baginya, nama bukan sekadar label, melainkan bagian penting dari identitas yang ia bagikan dengan dunia. Transformasi dari Sophie Beckett menjadi Sophie Baek memberi kedekatan personal yang lebih bagi Yerin dalam memainkan karakter tersebut di layar kaca.

“Memberi nama Sophie agar sesuai dengan seseorang yang mirip dengan saya sangat memberdayakan. Semua pujian untuk Jess Brownell, pelari pertunjukan kami,” kata Yerin Ha dalam wawancaranya dengan Netflix Tudum, sebagaimana dikutip dari elle.com, Jumat (30/1/2026).

Menjadi Pasangan Ikonis Benedict Bridgerton

Dari Bridgerton Season 4 yang akan dirilis pada 29 Januari 2026, Yerin Ha akan menunjukkan kimia yang kuat dengan Luke Thompson. Proses pemilihan peran berlangsung sangat cepat, hanya dalam 14 hari sejak audisi pertama hingga ia mendapatkan konfirmasi resmi saat berada di Korea bersama ibunya.

Kisah cinta mereka akan mengangkat tema kelas sosial dan pencarian jati diri yang lebih mendalam dibandingkan musim-musim sebelumnya. Sophie Baek digambarkan sebagai seorang pelayan yang cerdas dan tangguh, yang harus menghadapi perlakuan tidak menyenangkan dari ibu tirinya, Lady Araminta (diperankan oleh Katie Leung).

“Apa yang menarik bagi saya tentang Sophie adalah dia memiliki hambatan—sesuatu yang harus dia hadapi terus-menerus. Baik itu menghadapi perjuangan status sosial atau mencoba menyimpan perasaannya dari Benedict,” jelas Yerin Ha tentang karakternya, sebagaimana dikutip dari forbes.com.au, Selasa (28/1/2026).

Kini, dengan sorotan dunia yang mengarah padanya, Yerin Ha tidak hanya dianggap sebagai bintang baru di “The Ton”, tetapi juga sebagai simbol representasi untuk komunitas Asia di industri hiburan global. Kehadirannya di Bridgerton membuktikan bahwa bakat dan latar belakang budaya dapat bersatu untuk menciptakan narasi romantis yang universal dan menginspirasi jutaan manusia.

➡️ Baca Juga: 7 Fakta Tokenisasi Aset Fisik yang Bikin Kamu Bisa Beli 1cm Tanah

➡️ Baca Juga: Siap-Siap! Hal-Hal yang Sering Berubah Setelah Update OS Android.

Related Articles

Back to top button