IHSG Turun ke 7.544, Pasar Siap Menyambut Keputusan Suku Bunga BI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami penurunan pada sesi pertama perdagangan yang berlangsung hari ini, Rabu, 22 April 2026. IHSG tercatat melemah sebesar 0,19 persen atau 15,01 poin, berada di level 7.544,36.
Saat dibuka, IHSG sempat menunjukkan performa positif dengan menyentuh angka 7.569 dan mencapai puncaknya di level 7.527 pada intraday. Namun, setelah itu, indeks mengalami pergerakan yang fluktuatif dengan kecenderungan menurun menjelang penutupan sesi pertama.
Total nilai transaksi yang tercatat hari ini mencapai Rp 9,17 triliun, dengan volume perdagangan harian sekitar 25,05 miliar saham. Aktivitas perdagangan terlihat cukup tinggi, dengan total 1,63 juta transaksi yang dilakukan oleh para investor.
Sektor energi menjadi penggerak utama penurunan, dengan penurunan sebesar 0,60 persen. Selain itu, sektor teknologi juga mengalami penurunan sebesar 0,26 persen, sementara sektor kesehatan merosot sekitar 0,08 persen.
Di sisi lain, sektor transportasi mengalami lonjakan yang signifikan sebesar 3,98 persen. Sektor keuangan dan sektor industri juga mencatatkan pertumbuhan, masing-masing naik 0,99 persen dan 0,79 persen.
Koreksi yang terjadi di pasar ini sejalan dengan perhatian investor yang masih tertuju pada pengumuman suku bunga acuan Bank Indonesia, yang dijadwalkan akan dirilis pada pukul 14.00 WIB hari ini, menurut analisis dari Phintraco Sekuritas.
Analis dari Phintraco Sekuritas menambahkan, secara teknikal, IHSG menunjukkan indikasi pelemahan. Hal ini tercermin dari indikator histogram MACD yang semakin menyempit serta indikator stochastic yang berada dalam wilayah overbought.
Proyeksi pasar dari Phintraco Sekuritas menyebutkan bahwa IHSG diperkirakan akan bergerak dalam rentang antara 7.500 hingga 7.600 pada perdagangan hari ini.
Meskipun IHSG mengalami koreksi, beberapa emiten berhasil mencatatkan kinerja positif. Berikut adalah tiga saham yang mengalami lonjakan paling signifikan (top gainers) dalam jajaran saham unggulan (LQ45).
Astra International Tbk (ASII) berhasil mencatatkan kenaikan sebesar 3,95 persen atau setara dengan 260 poin, sehingga harganya mencapai 6.575.
Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan, melonjak 3,14 persen atau 825 poin, menembus level 27.075.
PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) turut mencatatkan penguatan, dengan sahamnya naik 2,41 persen atau 70 poin, menuju level 2.980.
➡️ Baca Juga: Hati-hati Beli PS5 Impor: 3 Perbedaan Krusial Model Jepang vs US, Termasuk Region Lock
➡️ Baca Juga: Bank Indonesia Pertahankan BI Rate di 4,75 Persen untuk Maret 2026




