Michael Carrick Dapatkan Tiga Kemenangan Beruntun Bersama Manchester United, Samai Rekor Ruben Amorim

Manchester United meraih kemenangan dramatis dengan skor 3-2 melawan Fulham dalam pertandingan Premier League di Old Trafford, berkat gol penentu yang dicetak oleh Benjamin Sesko di masa tambahan waktu. Ini menjadi kemenangan ketiga berturut-turut bagi manajer interim Michael Carrick sejak mengambil alih tim.
United membuka skor pada menit ke-19 melalui sundulan Casemiro yang menyambut umpan tendangan bebas dari Bruno Fernandes. Skor semakin meluas pada menit ke-56, ketika Matheus Cunha mencetak gol dari sudut sempit setelah menerima operan no-look dari Casemiro.
Fulham memberikan perlawanan kuat di akhir laga, dengan penalti yang dieksekusi Raul Jimenez pada menit ke-85 dan gol penyeimbang oleh Kevin di masa injury time. Namun, dua menit setelah gol Kevin, Benjamin Sesko memastikan tiga poin untuk United melalui tendangan keras dari dalam kotak penalti, setelah menerima assist dari Fernandes.
Rekor Kemenangan Beruntun Michael Carrick
Kemenangan atas Fulham menjadi yang ketiga secara beruntun bagi Michael Carrick, menyusul sebelumnya saat United mengalahkan Manchester City dan pemimpin klasemen Arsenal. Rekor ini menyamai pencapaian terbaik mantan manajer Ruben Amorim selama 14 bulan jabatannya.
Dengan tambahan tiga poin ini, Manchester United kini berada di posisi keempat klasemen sementara Premier League, dan belum terkalahkan dalam tujuh pertandingan terakhir liga, yang merupakan usaha mereka untuk mengamankan kualifikasi Liga Champions musim depan.
Pencapaian Carrick mencuri perhatian mengingat ia sebelumnya sempat dipecat oleh klub divisi kedua, Middlesbrough, tahun lalu. Manajemen United kini harus mempertimbangkan untuk memberinya status permanen jika performa impresif ini terus berlanjut hingga akhir musim.
Protes Suporter dan Kritik terhadap Pemilik
Di luar lapangan, kelompok suporter “1958” menggelar aksi protes terhadap pemilik klub di Sir Matt Busby Way sebelum pertandingan dimulai. Ratusan pendukung mengenakan topeng badut dan membawa spanduk untuk menyampaikan rasa frustrasi mereka terhadap keluarga Glazer dan pengelolaan sepak bola di bawah Jim Ratcliffe.
Kelompok suporter tersebut menyoroti bahwa Manchester United saat ini terjebak dalam kekacauan akibat kepemilikan yang mereka sebut sebagai “clown ownership”. Suasana di sekitar stadion dipenuhi asap dari suar yang dinyalakan oleh penggemar yang menuntut perubahan dalam manajemen klub.
Intervensi VAR dan Dinamika Pertandingan
Pertandingan ini juga diwarnai oleh sejumlah keputusan VAR, termasuk pembatalan penalti untuk United setelah dinyatakan bahwa pelanggaran Jorge Cuenca terhadap Cunha terjadi di luar kotak penalti. Namun, United tetap berhasil mencetak gol pembuka melalui tendangan bebas yang dihasilkan dari pelanggaran tersebut.
Fulham sempat mencetak gol melalui Cuenca pada menit ke-65, namun dianulir oleh VAR karena Samuel Chukwueze berada dalam posisi offside tipis sebelum memberikan bola. Fulham akhirnya berhasil memperkecil ketertinggalan setelah Harry Maguire dinyatakan melakukan pelanggaran terhadap Jimenez di area terlarang.
Gol dari Benjamin Sesko di menit-menit akhir menjadi gol keempatnya dalam empat pertandingan terakhir. Penyerang tersebut melepaskan tembakan tepat dari jarak 12 yard, memastikan kemenangan bagi tim di tengah perayaan suporter tuan rumah.
Laporan mengenai pertandingan dan hasil kemenangan Manchester United atas Fulham ini disusun berdasarkan informasi yang dipublikasikan melalui saluran resmi beIN Sports.
➡️ Baca Juga: 8 Game Battle Royale untuk Low PC yang Masih Ramai E-Sports
➡️ Baca Juga: Perkenalkan Fitur “Partitioned Installation”, PlayStation 5 Izinkan Pengguna Hapus Mode Game.




