Perkembangan pesat dalam bidang kecerdasan buatan (AI), analisis data, otomatisasi, dan teknologi digital telah secara signifikan mempengaruhi cara organisasi mengelola informasi, mengidentifikasi risiko, dan membuat keputusan strategis. Dalam konteks ini, terdapat tantangan baru yang harus dihadapi oleh berbagai sektor, termasuk audit dan assurance.
Transformasi ini membawa implikasi yang mendalam pada praktik audit dan assurance, mendorong profesi akuntan publik untuk memanfaatkan teknologi dengan bijak dan efisien. Hal ini menjadi sangat penting agar para profesional dapat memenuhi tuntutan zaman yang semakin berbasis teknologi.
“Tentu saja, kita harus tetap menjunjung tinggi prinsip etika, independensi, skeptisisme profesional, dan kemampuan penilaian yang tepat,” ungkap Tarkosunaryo, Presiden IAPI dan Dewan Pembina CPA Days 2026, dalam pernyataannya pada 20 Agustus 2026.
Sebagai respons terhadap perkembangan ini, Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) bekerja sama dengan School of Accounting BINUS University untuk mengadakan Seminar Pre-Event serta Research Workshop dalam rangka CPA Days 2026.
Acara ini dilaksanakan secara hibrida, dan menjadi awal dari rangkaian CPA Days 2026 yang mengusung tema “Catalysts of Tomorrow: Transforming Assurance Through Intelligence.” Tema ini mencerminkan upaya untuk memanfaatkan teknologi demi meningkatkan proses audit dan assurance.
Seminar ini bertujuan untuk mempertemukan berbagai pihak, mulai dari organisasi profesi, regulator, akademisi, hingga praktisi, mahasiswa, dan calon profesional. Diskusi akan berfokus pada bagaimana teknologi dan kompetensi yang tepat dapat membantu menghadapi perubahan dalam bidang audit dan akuntansi.
Tema yang diangkat dalam Seminar Pre-Event adalah “Integrity by Design: Ethics & Governance in Intelligence-driven Organizations.” Dalam sesi ini, fokus utama adalah pada penggunaan AI dan analisis data secara bertanggung jawab, serta peran teknologi dalam mendukung proses audit dan assurance tanpa mengabaikan aspek profesional.
Topik ini sangat relevan bagi mahasiswa dan profesional muda, agar mereka dapat memahami kompetensi yang diperlukan di lingkungan kerja yang semakin terintegrasi dengan teknologi. Hal ini mencakup kemampuan literasi teknologi, kemampuan analitis, pemahaman terhadap risiko, serta etika dan pengambilan keputusan yang profesional.
Menurut Tarkosunaryo, kesiapan profesi dalam menghadapi perubahan teknologi tidak hanya bergantung pada kemampuan teknis, tetapi juga pada profesionalisme, integritas, independensi, serta kemampuan untuk mengambil keputusan yang tepat dan bertanggung jawab.
“Dengan CPA Days 2026, IAPI berkomitmen untuk mengenalkan perkembangan dalam profesi akuntansi sekaligus mendorong generasi muda untuk mempersiapkan diri menghadapi perubahan, sembari tetap berpegang pada nilai-nilai fundamental profesi dan kepentingan publik,” tambahnya.
Dalam seminar ini, terdapat keynote speakers yang mengesankan, seperti Jean Bouquot, Presiden International Federation of Accountants (IFAC), serta Erawati, Direktur Pengembangan dan Pengawasan Profesi Keuangan di Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Mereka akan memberikan perspektif berharga dari sudut pandang regulator, praktisi, dan akademisi.
➡️ Baca Juga: Prabowo: Bank Emas Kelola 153 Ton Emas dengan Nilai Rp 360 Triliun
➡️ Baca Juga: Hansamu Yama Cetak Gol, Arema FC Kalahkan Persijap 1-0 di BRI Super League

