Jakarta – Manajemen PT Merdeka Gold Resource Tbk (EMAS) mengumumkan bahwa tiga anggota direksi perusahaan telah mengajukan pengunduran diri dari posisi mereka. Surat pengunduran diri yang diajukan oleh para pimpinan tersebut diterima pada tanggal 18 Maret 2026.
Berdasarkan informasi yang dirilis melalui keterbukaan informasi, ketiga direksi yang memilih untuk mundur adalah Albert Saputro, David Thomas Fowler, dan Adi Adriansyah Sjoekri. Pihak manajemen EMAS menyatakan bahwa pengumuman ini sesuai dengan kewajiban perusahaan untuk memberitahukan publik mengenai setiap perubahan dalam susunan direksi dalam waktu yang telah ditentukan.
“Merujuk pada ketentuan Pasal 8 dan Pasal 9 Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 mengenai Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, Perseroan diwajibkan untuk melakukan keterbukaan informasi kepada publik dan melaporkan kepada OJK paling lambat dua hari kerja setelah menerima permohonan pengunduran diri dari anggota Direksi,” demikian disampaikan oleh manajemen perusahaan dalam keterangan resmi yang dirilis pada Kamis, 26 Maret 2026.
Selanjutnya, perusahaan akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk mendapatkan persetujuan atas pengunduran diri tersebut. Hal ini sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Permohonan pengunduran diri ketiga anggota Direksi tersebut akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham dan akan mulai berlaku setelah mendapatkan persetujuan,” lanjut pihak manajemen dalam pernyataannya.
Dalam keterangan resmi yang terpisah, manajemen mengumumkan bahwa RUPS akan diselenggarakan pada Rabu, 22 April 2026, pukul 14.00 WIB. Sebelumnya, pertemuan pemegang saham dijadwalkan pada Senin, 13 April 2026, juga pada pukul 14.00 WIB.
“Demikian informasi ini kami sampaikan. Terima kasih atas perhatian dan kerja sama yang diberikan,” tutup pihak manajemen.
➡️ Baca Juga: Profil Yerin Ha: Aktris Korea-Australia yang Memukau sebagai Sophie Baek di Bridgerton Season 4
➡️ Baca Juga: Kiper Berusia 40 Tahun Ini Berpotensi Ciptakan Sejarah di Piala Dunia 2026

