Clara Shinta Mengungkap Alasan Tak Ingin Berdamai dengan Mantan Suami yang Keterlaluan

Clara Shinta baru-baru ini mengungkapkan pandangannya mengenai konflik hukum yang sedang dihadapinya dengan mantan suaminya, Denny Goestaf. Setelah menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polda Metro Jaya, Clara menegaskan bahwa ia tidak berniat untuk menyelesaikan masalah ini secara damai.
Keputusan Clara untuk tidak memilih jalur damai ini didasarkan pada alasan yang kuat. Ia menyatakan bahwa sejak awal, ia berharap permasalahan yang terjadi antara dirinya dan Denny bisa diselesaikan dengan cara yang baik. Namun, harapan tersebut tidak terwujud karena situasi semakin rumit.
Clara merasa bahwa beberapa pernyataan yang dilontarkan oleh Denny di hadapan publik telah melampaui batas dan merugikan dirinya. Hal ini menjadi alasan kuat bagi Clara untuk mengambil tindakan lebih lanjut.
“Karena sudah keterlaluan, maka perlu diurus dengan serius. Kita tidak bisa hanya diam saja,” ungkap Clara Shinta dalam wawancara yang diunggah di Youtube Starpro pada Kamis (8/10/26).
Ketika ditanya tentang kemungkinan untuk menghentikan laporan dan memilih jalur damai, Clara dengan tegas menyatakan bahwa ia tidak berencana untuk melakukannya. Keputusan ini menunjukkan sikap yang penuh keyakinan dari Clara.
“Tidak, saya tidak akan melakukannya,” tegas Clara Shinta.
Pernyataan serupa juga disampaikan oleh kuasa hukum Clara, Moh. Akil Rumaday. Ia menegaskan bahwa kliennya tidak memiliki niat untuk mencabut laporan yang telah diajukan terhadap Denny Goestaf.
Menurut pernyataan tim hukum Clara, beberapa ucapan yang disampaikan oleh Denny dianggap telah merugikan reputasi kliennya. Oleh karena itu, laporan tersebut akan terus dilanjutkan tanpa ada niatan untuk berdamai.
“Ibu Clara merasa dirugikan oleh ucapan Saudara DG. Kami akan melanjutkan perkara ini dan tidak akan berdamai,” kata Moh. Akil Rumaday.
Sebelum memberikan keterangan lebih lanjut, Clara diketahui telah menjalani pemeriksaan tambahan di Polda Metro Jaya. Pemeriksaan ini berkaitan dengan laporan dugaan pencemaran nama baik yang melibatkan mantan suaminya.
Dalam berita acara pemeriksaan tambahan tersebut, penyidik dilaporkan mengajukan 14 pertanyaan kepada Clara untuk memperjelas beberapa hal terkait laporan yang ada.
Tim hukum Clara juga membawa sejumlah bukti yang mendukung, termasuk rekaman video, tautan, dan tangkapan layar yang berhubungan dengan kasus ini.
Bukti-bukti tersebut telah diserahkan kepada penyidik sebagai bagian dari proses penanganan laporan yang sedang berlangsung.
➡️ Baca Juga: Manajemen Keuangan Efektif untuk Mengelola Dana Hiburan Secara Terkontrol
➡️ Baca Juga: Aplikasi Viral Efektif untuk Mengatur dan Mengendalikan Pengeluaran Harian Anda




