Berita

Mahasiswa FH UI Keona Ezra Pangestu Diduga Lecehkan 7 Dosen, Ini Faktanya

Keona Ezra Pangestu, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI), tiba-tiba menjadi pusat perhatian publik setelah terlibat dalam isu dugaan pelecehan seksual yang muncul di lingkungan kampusnya.

Kasus ini menarik perhatian luas di berbagai platform media sosial, seiring dengan beredarnya konten digital yang mencakup tangkapan layar percakapan yang diduga mengandung unsur pelecehan terhadap perempuan.

Perhatian terhadap Keona bermula dari unggahan akun anonim yang sering membahas dinamika internal di kalangan mahasiswa.

Dengan cepat, isu ini menyebar dan memicu diskusi yang semakin meluas di ruang digital. Nama Keona menjadi salah satu yang paling banyak dibicarakan dalam konteks kasus ini.

Ada sejumlah informasi yang menyatakan bahwa Keona memiliki hubungan dengan Fakultas Hukum Universitas Indonesia, meskipun rincian statusnya belum sepenuhnya terkonfirmasi secara resmi kepada publik.

“Dia adalah Keona Ezra Pangestu. Dia mengklaim tidak melakukan pelecehan seksual terhadap para korban di grup chat yang melibatkan 15 pelaku lainnya,” tulis akun @yliestyop di Threads, dikutip pada Rabu, 15 April 2026.

Meskipun sempat membantah, Keona ternyata merupakan anggota grup chat mahasiswa FH UI yang viral. Ia bahkan diduga melakukan pelecehan verbal terhadap beberapa dosen di universitasnya.

“Secara singkat, ternyata dia yang melakukan pelecehan seksual verbal terhadap tujuh dosen FH UI. Bahkan, salah satu dosen yang menjadi korban turut hadir dalam forum yang diadakan hari ini,” tambahnya.

Isu ini semakin kuat dengan beredarnya informasi mengenai dugaan jumlah korban yang mencapai tujuh orang dosen.

Di sisi lain, riwayat pendidikan Keona mencatat bahwa ia pernah bersekolah di SMA Negeri 6 Jakarta, sebuah institusi yang dikenal memiliki reputasi akademik yang baik.

Menanggapi situasi yang berkembang, Keona dilaporkan telah mengungkapkan keberatan atas penyebaran identitas pribadinya di media sosial. Ia merasa bahwa publikasi tersebut dapat merugikan reputasinya, terutama di tengah ketidakpastian hukum terkait tuduhan yang beredar.

➡️ Baca Juga: DPR Membahas Kasus Dugaan Pelecehan Seksual oleh Syekh AM Secara Serius

➡️ Baca Juga: Spatial Audio AirPods Kurang Mantap? Cek 3 Hal Ini, Termasuk Update iOS Terbaru!

Related Articles

Back to top button
slot qris depo 10k