Gus Ipul Umumkan 1.400 Penerima Bansos Terindikasi Penyaluran Ditahan Sementara

Kementerian Sosial (Kemensos) telah memutuskan untuk menangguhkan sementara penyaluran bantuan sosial dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako/BPNT pada tahap III yang berlangsung dari Juli hingga September 2026.
Langkah ini diambil terhadap lebih dari 1.400 keluarga penerima yang terindikasi terlibat dalam aktivitas judi online, yang dikenal sebagai judol.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengungkapkan bahwa hingga saat ini, realisasi penyaluran bansos untuk triwulan ketiga sudah mencapai lebih dari 80 persen dari total kuota penerima nasional yang mencakup 18,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
“Proses penyaluran sudah berjalan dengan baik, mencapai lebih dari 80 persen, bahkan mendekati 90 persen. Namun, kami memerlukan waktu untuk menelusuri data penerima yang terindikasi terlibat dalam judi online,” jelas Gus Ipul.
Dia menambahkan, pihaknya melakukan pendalaman data secara teliti untuk memastikan apakah transaksi yang mencurigakan tersebut dilakukan oleh penerima manfaat itu sendiri atau oleh anggota keluarga lainnya.
Kemensos menemukan pola yang menarik, di mana rekening penerima bantuan biasanya terdaftar atas nama ibu rumah tangga, namun penyalahgunaan rekening tersebut untuk judi seringkali dilakukan oleh suami atau anak dari penerima manfaat.
“Ada lebih dari 1.400 penerima yang terindikasi, sehingga kami harus memverifikasi apakah data tersebut sesuai dengan kenyataan di lapangan. Umumnya, rekening terdaftar atas nama ibunya, tetapi yang terlibat dalam judi online adalah anak atau suaminya,” ungkapnya.
Proses verifikasi faktual ini menjadi landasan bagi Kemensos dalam menentukan kelanjutan status kepesertaan KPM, guna memastikan bahwa dana bantuan sosial yang disalurkan tepat sasaran dan tidak disalahgunakan untuk kegiatan yang menyimpang.
“Sementara itu, kami juga membuka peluang bagi KPM untuk mengajukan keberatan, dan proses ini sudah berlangsung di lapangan, melibatkan kepala desa dan pemerintah daerah setempat,” tutup Gus Ipul.
➡️ Baca Juga: Trump Dikecam Setelah Kontroversi Meniru Atlet Transgender dalam Pidato di Florida
➡️ Baca Juga: Fakta Tempest 3D Audio PS5: Benarkah Hanya Berfungsi Optimal dengan Headset Khusus?




