Berita

Wamen Ossy Mendorong Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Kantor BPN Karawang

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Ossy Dermawan, memberikan dukungan kepada kepolisian untuk menyelidiki insiden kebakaran yang terjadi di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Pengusutan ini diharapkan dapat mengungkap penyebab di balik peristiwa yang merusak tersebut.

“Kami memberikan kesempatan kepada pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan dan investigasi terkait kebakaran yang melanda kantor BPN Karawang,” ungkap Ossy saat melakukan peninjauan ke lokasi kejadian pada hari Kamis.

Menurut informasi awal yang diterima dari petugas keamanan, sumber api diduga berasal dari lantai dua gedung kantor BPN Karawang. Namun, informasi ini masih memerlukan klarifikasi lebih lanjut melalui penyelidikan yang mendalam oleh pihak berwenang.

Meskipun ada dugaan awal mengenai titik munculnya api, penegak hukum diharapkan dapat memastikan kebenaran informasi tersebut melalui proses investigasi yang lebih komprehensif.

Ossy juga menegaskan bahwa pihaknya memberikan wewenang penuh kepada kepolisian untuk menyelidiki dan melaksanakan investigasi terkait kejadian kebakaran ini secara menyeluruh.

Setelah proses pemadaman api dinyatakan selesai, pihak kepolisian berencana untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna menemukan penyebab pasti dari peristiwa kebakaran ini.

Dari pengamatan luar bangunan, kebakaran tampak berdampak cukup signifikan pada beberapa ruangan, termasuk gudang arsip. Namun, tingkat kerusakan secara keseluruhan masih perlu ditentukan, mengingat pemeriksaan menyeluruh baru dapat dilakukan setelah api padam sepenuhnya.

Ossy menjelaskan bahwa ia langsung menuju lokasi setelah mendengar kabar mengenai kebakaran di kantor BPN Karawang. Tujuannya adalah untuk memastikan keselamatan para pegawai serta memantau proses pemadaman dan upaya penyelamatan aset serta dokumen pertanahan yang ada.

Wakil Menteri memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran tersebut. Selain itu, pihaknya juga berupaya maksimal untuk menyelamatkan aset dan dokumen-dokumen pertanahan yang masih bisa dipertahankan.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang telah menerjunkan delapan unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api yang menghanguskan gedung BPN Karawang.

“Delapan unit armada telah dikerahkan untuk menangani pemadaman api,” kata Komandan Peleton 3 Damkar BPBD Kabupaten Karawang, Rudi Suwardi, pada hari Kamis.

Proses pemadaman yang berlangsung di kantor BPN Karawang dimulai pada Rabu malam (14/10/2026) dan dibantu oleh mobil pemadam kebakaran dari kawasan industri KIIC serta Kodim Karawang.

Petugas pemadam kebakaran mulai melakukan upaya pemadaman sekitar pukul 22.00 WIB pada malam Rabu dan terus berlanjut hingga pagi hari.

➡️ Baca Juga: GoPay Resmi Jadi Mitra Pembayaran DBL Indonesia untuk Dukung Pengembangan Talenta Basket Nasional

➡️ Baca Juga: 6 Rumah Rusak di Tiga Provinsi akibat Gempa Pacitan M6,4

Related Articles

Back to top button
kpkgg