Apple Lakukan Pemecatan Karyawan, Divisi Ini Menjadi yang Terparah Terdampak

Raksasa teknologi Apple kembali mengambil langkah drastis dengan melakukan pemecatan terhadap sejumlah karyawan. Ini adalah putaran kedua dalam waktu kurang dari dua bulan, dan kali ini, dampaknya dirasakan cukup signifikan pada tim Fitness+, layanan berlangganan kebugaran milik perusahaan tersebut.
Menurut laporan yang beredar, sejumlah anggota tim Fitness+ mengalami pemutusan hubungan kerja pada minggu lalu. Karyawan yang terdampak terutama berasal dari divisi audio yang bertanggung jawab dalam pengembangan fitur seperti Time to Walk dan Time to Run.
Fitur-fitur ini memberikan kemudahan bagi pengguna Apple Watch untuk mengakses konten latihan berbasis audio tanpa perlu menonton video. Meskipun ada pengurangan tenaga kerja, layanan Fitness+ itu sendiri masih tetap beroperasi.
Namun, produksi konten audio baru untuk Fitness+ diperkirakan akan semakin jarang. Kondisi ini muncul di tengah evaluasi yang dilakukan Apple terhadap pengeluaran dan struktur dari beberapa lini bisnisnya.
Fitness+ adalah layanan berlangganan yang menawarkan berbagai konten latihan terpandu, menjadi bagian integral dari ekosistem Apple, khususnya bagi pengguna Apple Watch yang ingin mendapatkan bimbingan olahraga melalui perangkat mereka.
PHK terbaru ini bukanlah yang pertama kalinya dilakukan oleh Apple dalam beberapa bulan terakhir. Pada Agustus 2023, perusahaan tersebut juga dilaporkan memangkas lebih dari 200 posisi di berbagai tim, termasuk yang berkaitan dengan Siri, Vision Pro, dan Intelligent Systems Experience.
Sekitar 100 posisi yang terdampak berasal dari organisasi Vision Pro, sementara 100 lainnya terkait dengan tim Siri dan perangkat lunak. Saat pengumuman itu dibuat, Apple menyatakan bahwa langkah tersebut adalah bagian dari penyesuaian organisasi yang lebih besar.
“Kami sedang melakukan penyesuaian pada beberapa tim untuk mengoptimalkan bisnis kami dan memberikan pengalaman terbaik kepada pengguna,” demikian pernyataan resmi dari Apple.
Perusahaan juga menegaskan bahwa perubahan ini tidak berarti seluruh posisi di area yang terdampak akan dihapus. Masih ada beberapa posisi baru yang akan tetap tersedia, meskipun ada sejumlah peran lama yang terpaksa harus dihilangkan.
“Beberapa posisi akan terpengaruh secara terbatas,” ungkap perwakilan Apple.
Sementara itu, pengurangan tenaga kerja di Fitness+ dianggap sebagai bagian dari transformasi yang lebih luas dalam struktur layanan tersebut. Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah kemungkinan penggabungan sebagian fungsi Fitness+ dengan aplikasi Health yang dimiliki Apple.
➡️ Baca Juga: Pembaruan Keamanan iOS 26.3 Apple Atasi Eksploitasi Besar di iPhone
➡️ Baca Juga: Pemerintah Perbarui Nama dan Kemasan Beras SPHP Menjadi ‘Beras Kita’ untuk Peningkatan Kualitas



