Berita

Rocky Gerung Ungkap Gaji Wantimpres Seperti Duit Receh, Saya Tak Membutuhkannya!

Rocky Gerung memberikan tanggapan tegas terhadap anggapan yang beredar bahwa dirinya bergabung dengan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) semata-mata untuk mendapatkan penghasilan. Dalam sebuah diskusi di kanal YouTube, Rocky menegaskan bahwa ia tidak memerlukan gaji dari posisi tersebut, meskipun jumlahnya bisa mencapai puluhan juta rupiah setiap bulan.

Pernyataan tersebut disampaikan ketika Rocky mengungkapkan pandangannya mengenai persepsi publik yang menyangkut keputusannya untuk masuk ke dalam lingkungan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia bahkan menyebutkan bahwa gaji dari jabatan itu baginya hanyalah seperti “duit receh”, dan menekankan bahwa isu sebenarnya bukan terletak pada besaran gaji yang diterima.

“Jadi, banyak orang berpikir saya mencari nafkah di sana. Kalau saya hanya ingin mencari nafkah, kenapa saya harus berada di Wantimpres?” ujarnya, sebagaimana dilaporkan pada Sabtu (10/10/2026).

Rocky mengaku tidak mengetahui berapa jumlah gaji anggota Wantimpres hingga saat angka Rp76 juta disebutkan, dan saat itu ia membenarkan informasi tersebut.

Menurut Rocky, alasan ia menerima tawaran posisi di Wantimpres bukanlah untuk mendapatkan gaji. Ia menyadari bahwa ada orang lain yang mungkin sangat membutuhkan penghasilan dari posisi tersebut, namun ia merasa tidak dalam keadaan yang sama.

“Bukan masalah besar atau kecilnya gaji, mengambil gaji itu seperti apa? Mungkin ada yang perlu, tetapi saya tidak perlu,” jelasnya.

Rocky juga menanggapi anggapan bahwa keputusannya untuk bergabung dengan Wantimpres disebabkan oleh keadaan ekonomi yang sulit. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah berada dalam kondisi miskin seperti yang dipersepsikan oleh beberapa orang.

“Banyak yang mengira saya mencari nafkah di situ karena saya sudah miskin. Sebenarnya, saya tidak pernah mengalami kemiskinan,” tegasnya.

Ia berusaha membedakan antara orang yang tidak memiliki pekerjaan dengan mereka yang tidak memiliki uang. Menurut Rocky, kedua kondisi ini tidak bisa disamakan begitu saja.

“Begini, orang yang menganggur adalah mereka yang tidak memiliki pekerjaan, bukan berarti mereka tidak punya uang. Itu dua hal yang berbeda,” jelasnya.

Keputusan Rocky untuk bergabung dengan Wantimpres sebelumnya ia ungkapkan sebagai langkah untuk mendekatkan pemikirannya kepada Presiden Prabowo Subianto. Dalam penjelasannya beberapa waktu lalu, ia menyebutkan bahwa ia hanya berpindah dari luar pemerintahan ke dalam.

Rocky ingin agar argumentasi dan ide-idenya bisa disampaikan kepada Presiden lebih cepat dibandingkan jika disampaikan melalui forum diskusi publik. Ia juga menolak anggapan bahwa reputasinya sebagai seorang pengkritik pemerintah akan diperdagangkan setelah ia bergabung dengan lingkungan Istana.

➡️ Baca Juga: Jaminan Sosial PRT Akan Diatur Melalui Peraturan Pemerintah, Kata Dasco

➡️ Baca Juga: Keutamaan Membaca Surat Al-Kahfi di Hari Jumat untuk Melindungi dari Fitnah Dajjal

Related Articles

Back to top button
kpkgg