Ole Romeny Ungkap Strategi Timnas Indonesia Mengalahkan Singapura 2-0 dengan Efektif

Ole Romeny, penyerang Timnas Indonesia, baru-baru ini mengungkapkan faktor kunci di balik kesuksesan Skuad Garuda dalam merobek pertahanan solid Singapura pada pertandingan penyisihan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Dengan hasil akhir 2-0, Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 25 September 2026.
Sejak awal babak pertama, Singapura tampil dengan taktik bertahan yang sangat terorganisir, sehingga membatasi ruang gerak bagi para pemain Indonesia. Ole menekankan bahwa kondisi ini memerlukan ketenangan ekstra agar tim tidak tergesa-gesa dalam melancarkan serangan.
“Ya, mereka bertahan dengan sangat kompak, sehingga ruang yang ada menjadi sangat sempit,” ujar Ole Romeny dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram @muthia911.
Menurut Ole, kunci untuk menembus lini belakang lawan yang padat adalah menerapkan kesabaran, bergerak tanpa bola dengan efektif, serta cermat dalam memanfaatkan peluang yang ada.
“Kami harus bersabar, memilih momen yang tepat, memberikan banyak energi, melakukan pergerakan tanpa bola ke area dalam, dan menjemput bola. Kami memiliki kesabaran itu dan pada akhirnya berhasil menyelesaikan tugas dengan baik, meraih kemenangan 2-0, yang sangat memuaskan,” jelas Ole.
Indonesia berhasil membuka keunggulan pada menit ke-13 melalui gol Ragnar Oratmangoen, yang dengan cerdik memanfaatkan umpan mendatar dari Luke Vickery. Dominasi Indonesia semakin terlihat setelah pemain Singapura, Safuwan Baharudin, menerima kartu merah pada menit ke-67 setelah peninjauan VAR terkait insiden dengan Mitchell Baker.
Keuntungan jumlah pemain ini dimanfaatkan dengan baik oleh Skuad Garuda, yang kemudian menambah skor menjadi 2-0 melalui eksekusi penalti Ole Romeny pada menit ke-74, yang bertahan hingga peluit akhir berbunyi.
Kemenangan ini menjadi bekal penting bagi Timnas Indonesia di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, sebelum mereka bersiap menghadapi tantangan berikutnya melawan Malaysia pada 28 September 2026.
➡️ Baca Juga: Tiga Pimpinan Pengembang Perumahan di Karawang Ditahan Terkait Kasus Korupsi KPR Rp237 Miliar
➡️ Baca Juga: Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031 Menurut Pengumuman AFC




