Penyebab Ledakan di Perumahan Pakuwon Surabaya Menurut Penjelasan Polisi

Ledakan yang terjadi di Perumahan Pakuwon Surabaya, khususnya di Perumahan San Antonio, Jalan Kalisari Utara I, Kecamatan Mulyorejo, menarik perhatian masyarakat setempat. Insiden ini menyebabkan beberapa orang mengalami luka-luka, menambah keprihatinan warga terhadap keselamatan di kawasan tersebut.
Menanggapi peristiwa ini, pihak kepolisian telah memberikan penjelasan terkait penyebab ledakan yang menggemparkan daerah tersebut. Mereka mengungkapkan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk menentukan faktor penyebab pasti dari ledakan yang terjadi.
Polisi menyatakan bahwa mereka masih melakukan pendalaman mengenai insiden tersebut untuk mendapatkan kesimpulan yang akurat. Penyelidikan dilakukan melalui olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pengumpulan keterangan dari saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi.
Kombespol Jules Abraham Abast, Kabidhumas Polda Jatim, menjelaskan bahwa meskipun hasil awal menunjukkan bahwa ledakan kemungkinan disebabkan oleh tabung elpiji, pihaknya akan terus mendalami dugaan tersebut. Proses penyelidikan melibatkan analisis menyeluruh di lokasi kejadian yang akan membantu mengungkap penyebab pasti.
“Sejauh ini, kami belum bisa memberikan kesimpulan definitif. Tim kami masih melakukan pemeriksaan dan olah TKP untuk mengidentifikasi sumber dan alasan di balik ledakan tersebut. Kami akan memberikan informasi lebih lanjut setelah hasil pemeriksaan di lokasi diperoleh,” ungkapnya.
Peristiwa ledakan tersebut terjadi pada hari Selasa, 6 Oktober 2026, sekitar pukul 07.42 WIB, dan langsung mengejutkan warga Kota Pahlawan. Kejadian ini mengakibatkan kerusakan pada puluhan bangunan di sekitarnya, menambah dampak dari insiden yang tidak diinginkan ini.
Sumber ledakan diketahui berasal dari salah satu ruko yang beroperasi sebagai usaha kuliner bernama Nasi Tempong Sri Dewi. Tim penyidik melakukan pengumpulan data dan informasi untuk memastikan penyebab dari ledakan yang merusak tersebut.
Kombespol Jules Abraham Abast juga menegaskan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan awal, ledakan yang terjadi diduga berkaitan dengan tabung elpiji. Hal ini diperkuat oleh informasi yang diperoleh dari saksi-saksi di lokasi kejadian.
“Benar, pagi ini terjadi ledakan di salah satu bangunan di kawasan Mulyorejo, Surabaya. Menurut informasi awal dan keterangan sejumlah saksi, sebelum peristiwa tersebut ada aktivitas memasak yang berlangsung. Dugaan sementara menunjukkan bahwa ledakan ini berkaitan dengan tabung elpiji,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian masih dalam tahap mengolah TKP dan memeriksa saksi-saksi sebelum menetapkan penyebab pasti dari insiden di ruko tersebut. Proses ini diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai apa yang sebenarnya terjadi di lokasi kejadian.
➡️ Baca Juga: Bojan Hodak Puas Persib Bandung Raih Tiga Poin Kontra Persis Solo
➡️ Baca Juga: 6 Fakta Headset VR 2025 yang Beratnya Cuma 200 Gram




